Rel Tegowanu-Brumbung Grobogan Terendam Banjir, 3 KA Memutar

Rel Tegowanu-Brumbung Grobogan Terendam Banjir, 3 KA Memutar

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 16 Feb 2026 07:51 WIB
Banjir melanda rel di Grobogan.
Banjir di petak jalan rel kereta api Tegowanu - Brumbung, Kabupaten Grobogan, Senin (16/2/2026). Foto: dok. KAI Daop 4 Semarang
Grobogan -

Genangan air merendam dua jembatan rel kereta api (KA) di Kabupaten Grobogan, Senin (16/2). PT KAI Daop 4 Semarang melakukan penutupan jalur dan memutar sejumlah perjalanan (KA).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan banjir terjadi di dua titik infrastruktur jembatan, yaitu di Jembatan 46 KM 21+9/0 petak jalan Tegowanu-Brumbung dan Jembatan 59 KM 27+9/0 antara Stasiun Gubug-Tegowanu.

"Untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, pada pukul 04.35 WIB jalur tersebut ditutup sementara karena genangan air telah menutupi rel," kata Luqman dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imbas penutupan jalur tersebut, Luqman menyebut pihaknya melakukan rekayasa pola operasi. Beberapa KA yang seharusnya melintas di jalur utara dialihkan memutar melalui rute Brumbung-Gundih-Gambringan.

ADVERTISEMENT

Berikut daftar KA yang memutar:

  • KA Gumarang relasi Jakarta-Surabaya.
  • KA Jayabaya relasi Jakarta-Malang.
  • KA Harina relasi Bandung-Surabaya.

Luqman menyampaikan saat ini pihaknya masih terus melakukan normalisasi jalur KA. Dari dua jembatan yang terganggu itu, salah satunya sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas.

"Tinggal jembatan 46 jalur hilir yang proses, sedang jembatan 59 kecepatan terbatas jalur hulu hilir," jelas Luqman.

Luqman juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia menegaskan KAI terus memantau kondisi di lapangan dan berupaya melakukan penanganan secepatnya.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI berkomitmen memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama," pungkasnya.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads