Jasad Siswi SMP Hanyut di Sungai Karangmalang Semarang Ditemukan

Jasad Siswi SMP Hanyut di Sungai Karangmalang Semarang Ditemukan

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Minggu, 15 Feb 2026 19:26 WIB
Evakuasi jasad siswi SMP korban banjir di Sungai Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (15/2/2026).
Evakuasi jasad siswi SMP korban banjir di Sungai Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (15/2/2026). Foto: Dok. Basarnas Kota Semarang
Semarang -

Jasad siswi SMPN 3 Boja berinisial NE yang hanyut di Sungai Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, telah ditemukan. Lokasi penemuannya berjarak sekitar delapan kilometer dari titik awal saat korban terjatuh bersama sepeda motornya.

Kasi Operasi Basarnas Kota Semarang, Moel Wahyono, mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 14.20 WIB tadi.

"Sampun (sudah ditemukan), di daerah Cempogo kurang lebih delapan kilometer dari lokasi jatuh. Selesai dievakuasi pukul 14.40 WIB. Selanjutnya dibawa ke rumah duka," kata Moel saat dihubungi detikJateng, Minggu (16/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Moel menjelaskan, jasad korban ditemukan pada hari keenam pencarian. Sebelumnya, Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian di lokasi tersebut. Ternyata kondisi jasad korban tertutup tumpukan sampah, sehingga sempat tidak ditemukan.

"Jadi survivor ketutup sama sampah-sampah. Jadi memang waktu kejadian itu sungai kan meluap, banjir. Nah, ini tadi pas ketemu dibawah tumpukan," ujar dia.

ADVERTISEMENT

"Posisi ketemunya tidak jauh, masih seputaran situ. Sebelumnya tim SAR gabungan sudah pernah mencari di situ tapi tertutup sampah," sambungnya.

Pencarian korban oleh tim SAR gabungan pun resmi ditutup hari ini. Moel mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan tak menerjang jalanan yang terkena banjir saat hujan lebat.

Sebelumnya diberitakan, dua pengendara motor terbawa arus air hujan saat melintas di Karang Malang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada Selasa (10/2). Dalam peristiwa itu, seorang anak perempuan berhasil selamat, sementara teman perempuannya terbawa arus.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Mijen Kompol Sutowo mengatakan, kejadian tersebut terjadi sebelum pukul 19.00 WIB, Selasa (10/2).

"Kurang lebih sebelum jam 19.00 WIB. Saya dikabari oleh piket, kemudian anggota langsung ke lokasi," kata Sutowo saat dihubungi detikJateng, Selasa (10/2) lalu.

Sutowo menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat korban melintas menggunakan sepeda motor di jalan wilayah Karang Malang. Saat itu kondisi hujan deras dan arus air cukup kuat.

"Posisinya di jalan, itu banjir dari sungai yang meluap, arusnya cukup deras. Mungkin dirasa bisa diterjang, tahunya kebawa," jelasnya.

Dalam kejadian tersebut, seorang anak berinisial AADI, siswa SMPN 3 Boja, diketahui berhasil diselamatkan. Anak tersebut kemudian dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, teman korban yang mengendarai sepeda motor diduga masih terbawa arus. Sepeda motor korban juga ikut terseret air.

"Yang terbawa arus NE, siswa SMPN 3 Bojan kelas 8, masih dalam pencarian. Motornya juga ikut terbawa arus," ungkapnya saat itu.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads