Seekor ular kobra berukuran cukup besar diketahui masuk ke rumah warga di Desa Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Temuan ular berbisa itu diketahui dari suara berisik di pot bunga.
"Tadi, dari regu 03 Damkar Boyolali mengevakuasi ular kobra di perumahan Exclusive Baru Slanggen. Desa Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono," kata Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, kepada detikJateng Kamis (12/2/2026).
DIjelaskan Supriyono, ular yang dievakuasi itu termasuk berukuran cukup besar untuk jenis kobra. Selain itu ularnya saat ditangkap juga sangat agresif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Panjangnya) Hampir 1,5 meter ada," jelasnya.
Evakuasi ular tersebut dilakukan sekitar pukul 12.45 WIB tadi. Setelah mendapat laporan sang pemilik rumah, petugas damkar langsung mendatangi lokasi.
Dikemukakan Supriyono, ular kobra itu kali pertama diketahui oleh pemilik rumah, Wahyudi (38), siang tadi. Saat itu, Wahyudi sedang berada di teras depan rumah.
Kemudian mendengar suara berisik di belakang pot bunga. Ia pun mendekati pot bunga itu untuk mengecek. Alangkah terkejutnya dia, mengetahui sumber suara berisik di balik pot bunga itu.
"Ternyata ada seekor ular kobra," imbuhnya.
Pemilik rumah kemudian menaburkan garam di sekitar lokasi ular. Kemudian ular itu bergerak meninggalkan pot bunga, namun malah masuk ke dalam gudang rumahnya melalui sela-sela pintu.
Karena tidak berani menangkap sendiri, Wahyudi kemudian menghubungi Damkar Satpol PP Boyolali untuk minta bantuan mengevakuasi ular berbisa mematikan itu. Petugas Damkar pun langsung mendatangi lokasi.
Petugas kemudian menyisir ke dalam gudang untuk mencari ular tersebut. Akhirnya ular berhasil ditemukan dan ditangkap. Lalu dimasukkan ke boks plastik dan dibawa ke Mako Damkar Boyolali.
Petugas juga melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada ular yang masih berada di dalam gudang.
"Saat ini ularnya diamankan di Pos Induk (Damkar Satpol PP Boyolali)," tandasnya.
(apu/afn)











































