Ular piton sepanjang 7 meter ditemukan mengumpet di plafon rumah warga berinisial YN di Kendari, Sulawesi Tenggara. Keberadaan ular itu diketahui setelah si pemilik rumah mendengar suara seperti ada orang berjalan di atas plafon.
"Tadi malam tim langsung turun melakukan proses evakuasi," ujar Kepala Seksi Kerja Sama dan Publikasi Damkar Kendari Martoyo Awaluddin dalam keterangannya, Senin (9/2/2026), dikutip dari detikSulsel.
Martoyo menjelaskan, ular itu ditemukan di rumah YN di Jalan Kolosua, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kendari, pada Minggu (8/2) sekitar pukul 23.45 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemilik rumah awalnya dengar suara seperti ada orang berjalan di plafon. Setelah dicek, ternyata ular piton sudah berada di atas plafon," ujar Martoyo.
Si pemilik rumah sudah berupaya mengevakuasi ular itu secara mandiri namun tidak berhasil.
"Pemilik rumah sempat mencoba mengevakuasi tapi tidak berani, lalu menghubungi Damkar Kendari," ucap Martoyo.
Setelah menerima laporan, Tim Rescue Damkar Kendari bergerak cepat ke lokasi.
"Evakuasi cukup menantang karena ular berada di atas plafon dan ruang gerak terbatas. Kami harus membuka sebagian plafon untuk memastikan posisi ular," ungkapnya.
Petugas menggunakan sejumlah peralatan seperti unit rescue, tongkat penjepit ular, serta senter untuk membantu pencahayaan. Proses evakuasi berlangsung sekitar 50 menit
Petugas sempat mengalami kendala akibat ular yang terus bergerak dan melilit rangka atap. Meski demikian, evakuasi akhirnya berhasil tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan.
"Ular piton kemudian diamankan petugas untuk selanjutnya dilepasliarkan ke habitat yang lebih aman dan jauh dari permukiman warga," pungkas Martoyo.
(dil/apu)











































