Sungai Cisanggarung yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat meluap. Akibatnya, 4 desa di Kecamatan Losari, Brebes, kebanjiran.
Air bah itu diketahui menerjang pada Kamis (12/2) pagi. Keempat desa yang tergenang masing-masing Desa Randusari, Pemauman, Losari Kidul, dan Losari Lor.
Luapan sungai Cisanggarung ini mirip air terjun. Air dari sungai turun dari tanggul setinggi 4 meter dan menyebar ke rumah-rumah warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Camat Losari, M Faizin, menerangkan berdasarkan pencatatan yang dilakukan kecamatan, 95 kepala keluarga (KK) terdampak. Faizin yang ditemui di lokasi banjir berkata, luapan terjadi pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Sedangkan untuk air masuk ke permukiman warga sekitar pukul 04.00 WIB.
"Sungai Cisanggarung meluap pukul 03.00 (WIB) dan masuk ke rumah rumah warga," ujar Camat Losari, M Faizin, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, rumah warga yang terdampak berada di daerah aliran sungai, atau dekat tanggul. Dari 950 KK yang terdampak paling banyak di Desa Losari Kidul sebanyak 400 KK. Sementara lainnya, yakni Desa Randusari 150 KK, Pekauman 300 KK dan Losari Lor 100 KK.
"Total itu ada 950 KK yang terdampak banjir akibat limpasan Sungai Cisanggarung," terangnya.
Penampakan banjir yang menggenangi di Kecamatan Losari, Brebes, Kamis (12/2/2026). Banjir tersebut akibat meluapnya Sungai Cisanggarung. Foto: Imam Suripto/detikJateng |
Dia menambahkan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan darurat. Diantaranya, meminta karung untuk digunakan dalam membuat tanggul darurat.
"Sudah. Kita sudah koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Brebes terkait penanganan darurat bencana banjir ini. Semoga, secepatnya air cepat surut dan penanganan darurat bisa terus dilakukan," pungkasnya.
(apu/dil)

