Tim penjinak bom meledakkan sebuah granat aktif jenis nanas di Kota Tegal. Benda itu ditemukan warga di pinggiran Jalan Demak, Kelurahan Margadana, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.
Granat nanas pertama ditemukan Isman Fauzi (37) di pinggiran saluran air sebrang SMP Muhammadiyah 2, Rabu (11/2) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, Isman Fauzi, sedang mengambil pasir buangan di depan makam Mbah Pace. Pria ini kemudian menemukan sebuah kotak warna biru kusam kehitaman.
Awalnya benda yang ditemukan berupa sebuah baterai aki. Namun saat dibuka ternyata di dalamnya terdapat sebuah granat tangan jenis nanas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan ini kemudian dilaporkan ke pihak polisi. Pukul 10.45 WIB petugas dari Polsek Sumurpanggang dan Babinsa setempat tiba di lokasi dan langsung melakukan pengamanan lokasi kejadian.
Petugas melakukan sterilisasi dengan memasang garis polisi sambil menunggu anggora Penjinak Bom dari Polda Jareng. Sejumlah petugas TNI-Polri berjaga di lokasi temuan.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya membenarkan soal temuan granat oleh warga itu. Dia menjelaskan tim Jibom didatangkan untuk melakukan disposal atau pemusnahan. Lokasi pemusnahan pun ditentukan, yakni di kawasan wisata Pantai Alam Indah (PA) Kota Tegal.
"Karena kita tidak memiliki spesifikasi penanganan granat sehingga minta ke Tim Jibom Brimob Polda Jateng untuk menindaklanjuti granat yang ditemukan oleh warga," ujar Heru kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Dengan alat khusus, peledak ini dievakuasi dan dipindahkan ke lokasi pemusnahan. Dengan penjagaan ketat, granat ditanam di dalam pasir dan kemudian diledakkan.
"Sesuai dengan prosedur kami melaporkan ke satuan atas Satbrimobda Jateng untuk dilakukan pengamanan dan pemusnahan di kawasan Pantai Alam Indah Kota Tegal," ujarnya.
Ia menambahkan, granat nanas yang ditemukan warga itu dalam kondisi sudah berkarat. Dimungkinkan, granat sudah tersimpan lama di dalam kotak.
(alg/alg)











































