SDN Tegalarum Borobudur Dirusak OTK, Polisi Turun Tangan

SDN Tegalarum Borobudur Dirusak OTK, Polisi Turun Tangan

Eko Susanto - detikJateng
Senin, 02 Feb 2026 18:52 WIB
SDN Tegalarum Borobudur Dirusak OTK, Polisi Turun Tangan
Petugas Inafis Polresta Magelang sedang melakukan pemeriksaan olah TKP di SDN Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang yang diduga dirusak orang tak dikenal, Senin (1/2/2026). (Foto: Eko Susanto/detikJateng)
Magelang -

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, diduga dirusak orang tak dikenal (OTK). Sedikitnya empat kaca jendela pecah serta dicoret tulisan dan gambar tak senonoh.

Kepala SDN Tegalarum, Noviyani mengatakan pihaknya perusakan itu diketahui pada Senin (1/2) sekitar pukul 06.30 WIB oleh warga yang berjualan di sekitar sekolah. Warga melihat kaca bagian belakang ruang perpustakaan rusak.

"Dari depan masih aman gak kelihatan, kelihatannya ketika bakul yang di belakang melihat jendela yang belakang baru tahu (rusak)," kata Noviyani kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Yang rusak) Itu perpustakaan kita. Dan biasanya karena anak-anaknya kalau siang kan salat jamaah dzuhur di musala enggak cukup, biasa untuk salat jamaah juga," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Setelah mengetahui kejadian kaca yang pecah serta dicoreti dengan tulisan tak senonoh, pihak sekolah kemudian melapor kepada komite sekolah. Atas saran komite, pihaknya kemudian melapor polisi.

"Kita lapor ke Pak Komite, terus menyarankan agar kita lapor saja (polisi). Biar tidak terulang lagi, kita takutnya nanti merembet macam-macam. Kegiatan sekolah biasa untuk sekolah kok dirusak-rusak kasihan," imbuhnya.

"Yang rusak, kacanya 4 ditulis orek-orek (dicoret-coret) itu. Ya, kita merasa terganggu, pertama merusak lingkungan sekolahan. Sekolahan harusnya dirawat bersama kok, malah dirusak terus nyoret-nyoreti itu juga tidak baik lah," ujar Noviyani.

Ditemui terpisah, Plt Kapolsek Borobudur, AKP Anjar Prahasto, mengatakan perusakan di SD Negeri Tegalarum dilaporkan ke polisi tadi pagi. Pihaknya langsung memeriksa tempat kejadian.

"Yang (diduga) dilakukan oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Kami dari Polsek Borobudur dengan petugas piket SPKT dan Unit Reskrim menerima pengaduan," kata Anjar.

"Dilanjutkan dengan pengecekan di TKP, memang benar adanya kejadian perusakan SD Tegalarum. Sehingga kami dari pihak Polsek Borobudur melaksanakan penyelidikan mudah-mudahan pelaku bisa segera kita tangkap," tegasnya.

Dari lokasi kejadian, katanya, barang bukti yang diamankan di antaranya batu, kaca dan pohon singkong yang ada di TKP.

"Sudah kita amankan untuk kita jadikan barang bukti perusakan SD Tegalarum," pungkasnya.




(aku/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads