Bocah perempuan yang dua bulan lagi menginjak usia 5 tahun ditemukan tewas dalam karung di Cilacap. Sebelum ditemukan tewas, bocah itu sempat hilang dan dicari warga semalaman.
Korban ditemukan tewas di Jalan Rajiman, Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap pagi tadi. Jarak rumah korban dan TKP sekitar 20 meter.
Kamis Pagi Masih Bermain di Sekitar Rumah
Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, mengatakan korban terakhir terlihat pada Kamis (29/1). Sekitar pukul 10.00 WIB korban terlihat bermain di sekitar rumah.
"Kronologis terkait dengan peristiwa penemuan mayat ini adalah kemarin hari Kamis tanggal 29 tahun 2026 sekira pukul 10.00 WIB, anak perempuan berusia 4 tahun 10 bulan ini bermain bersama teman-temannya di sekitar rumah, di Jalan Rajiman, Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap," kata Budi kepada wartawan saat ditemui di Mapolresta Cilacap, Jumat (30/1/2026).
Setelah itu, korban sempat kembali ke rumah dan bertemu dengan kakeknya, Tasikun. Korban disebut tinggal bersama ayah dan kakeknya.
"Selanjutnya korban kembali dan ketemu dengan kakeknya atas nama Pak Tasikun dan menyampaikan akan membeli es dan bermain kembali bersama teman-temannya," jelasnya.
Pamit Terakhir Sebelum Hilang
Korban kemudian berpamitan dan pergi menuju salah satu tempat di sekitar rumah. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali.
"Selanjutnya pamit menuju ke salah satu tempat di sekitar rumah dan sampai dengan sore tidak kembali," ungkap Budi.
Warga dan Polisi Lakukan Pencarian
Pihak keluarga kemudian berupaya melakukan pencarian. Karena tak kunjung ditemukan, pencarian diperluas dengan melibatkan warga lain dan juga polisi.
"Selanjutnya Pak Tasikun dan juga keluarganya mencari sembari juga bertanya kepada keluarga yang lain. Karena tidak ketemu, keluarga melaporkan ke Polsek Cilacap Tengah," tuturnya.
"Selanjutnya Polsek Cilacap Tengah bersama warga mencari korban, sampai dengan malam tidak ketemu," imbuhnya.
Sementara itu, tetangga korban, Dadang, menyebutkan bahwa korban sempat diumumkan melalui pengeras suara masjid karena tidak kunjung pulang ke rumah.
"Korban perempuan berusia sekitar 4,5 tahun, kemarin sempat disiarkan di masjid karena tidak pulang-pulang," kata Dadang.
(afn/apl)