Seorang petani inisial MS (34) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) tewas diterkam ular piton sepanjang 5 meter. Piton tersebut akhirnya mati ditebas saat tengah menelan sebagian tubuh korban. Begini penampakannya.
Dari foto diterima detikSulsel, Jumat (30/1/2026) ular piton itu tampak tergeletak di semak-semak dalam kondisi mati. Terdapat sejumlah luka bekas tebasan senjata tajam di tubuh ular tersebut.
Terlihat sejumlah bekas tebasan masih mengeluarkan darah. Warga bahkan memotong tubuh hewan melata itu menjadi beberapa bagian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang-orang pun berkerumun di sekitar bangkai ular piton tersebut, dan ada yang terlihat menyalakan api. Tampak pula anggota kepolisian.
"Menurut keterangan keluarga, saat ditemukan ular tersebut sedang menelan korban. Saat itu mulut ular sudah sampai leher korban," kata Kepala Desa Bangga, Abrar Ganasatu kepada wartawan, Kamis (29/1).
Abrar menuturkan, mayoritas warganya bekerja sebagai petani maupun penggarap kebun. Beraktivitas di kebun yang terletak di pegunungan membuat mereka berinteraksi dengan satwa liar, termasuk ular piton.
"Sudah beberapa kali terjadi, mungkin baru kali ini viral. Ada di tahun kemarin satu warga dililit, tapi karena ada temannya, saat itu ular bisa dilumpuhkan," paparnya.
"Korban pergi ke kebun sendirian. Korban kemungkinan sedang istirahat sore dan mau makan. Tiba-tiba diserang ular dan diterkam di bagian kepala," ujar Abrar kepada wartawan, Kamis (29/1).
Ayah MS langsung menebas ular itu begitu tiba di lokasi. Jenazahnya kemudian dievakuasi secara manual, dengan cara diikat menggunakan pakaian.
(apu/apl)











































