Kudus Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

Kudus Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 13 Jan 2026 15:02 WIB
Kudus Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Warga Desa Pasuruan Lor Kecamatan Jati, Kudus dievakuasi karena rumahnya kebanjiran, Selasa (13/1/2026). Foto: dok. Kominfo Kudus
Kulon Progo -

Pemerintah Kabupaten Kudus menetapkan status tanggap darurat bencana banjir. Hal ini menindaklanjuti bencana banjir yang melanda di sejumlah wilayah di Kudus.

Untuk diketahui ada sebanyak 6 kecamatan di Kudus yang kebanjiran per hari ini, Selasa (13/1/2026). Ada sebanyak 10.652 KK dengan 33.789 jiwa terdampak banjir, dan tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

"Pemerintah Kabupaten Kudus telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir terhitung mulai 12 hingga 19 Januari 2026," jelas Bupati Kudus Samani Intakoris dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (13/1).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan seperti di Desa Pasuruan Lor Kecamatan Jati, ada sebanyak 24 warga dari 14 kepala keluarga yang sebelumnya dievakuasi ke posko pengungsian di TPQ Khurriyatul Fikri. Mereka menerima bantuan berupa paket sembako, perlengkapan P3K, selimut, serta bantuan uang tunai untuk meringankan kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

"Langkah ini kami ambil agar penanganan banjir bisa dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Mereka mendapatkan makanan siap saji, sekaligus memastikan ketersediaan logistik bagi para pengungsi dalam kondisi aman dan tercukupi.

"Kami pastikan kebutuhan dasar pengungsi tercukupi. Terima kasih kepada seluruh pihak, TNI, Polri, relawan, tenaga kesehatan, dan masyarakat yang terus bersinergi membantu penanganan banjir ini. Kami juga telah menginstruksikan jajaran puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pengungsi, khususnya kelompok rentan," jelasnya.

Samani mengimbau kepada warga agar tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Kudus masih tinggi.

"Warga diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," ujarnya.




(ams/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads