Ruas jalan raya Pantura Kudus-Pati hingga pagi ini masih kebanjiran imbas curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini. Kondisi terkini genangan banjir ketinggian 20 sampai 30 sentimeter.
Seperti video yang diterima detikJateng dari Satlantas Polres Kudus, arus lalu lintas di titik banjir terlihat ramai lancar. Baik dari arah Kudus menuju Pati ataupun sebaliknya. Tampak genangan banjir masih merendam jalan nasional mencapai 30 sentimeter.
"Situasi arus lalu lintas terkini di ruas jalan Kudus-Pati sekira jam 07.00 WIB," jelas KBO Satlantas Polres Kudus, Iptu Zubaidi dalam siaran video yang diterima, Selasa (13/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan arus lalu lintas cukup ramai. Meskipun kategori melambat karena ada genangan banjir.
"Situasi terkini agak melambat meskipun roda tetap berputar lancar dari arah Pati ke Kudus arus lalu lintas pada merayap dan lancar," jelasnya.
Lokasi genangan banjir berada di Desa Ngembalrejo Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Kedalaman genangan mencapai 30 sentimeter.
"Dikarenakan dengan adanya genangan air di ruas jalan Ngembalrejo. Ketinggian air 20-30 sentimeter," jelasnya.
Petugas kepolisian pun berjaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas. Warga diimbau agar selalu berhati-hati dalam berkendara.
"Kami menempatkan titik di penggal jalan khususnya jalan alternatif dan utama," jelas Zuabidi.
"Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati bersabar, utama keselamatan dan setiap perjalanan," terang dia.
Sebelummya tercatat BPBD Kabupaten Kudus menyebut 14.437 jiwa terdampak banjir dan longsor di wilayah itu. Hingga kini tercatat ada tiga korban jiwa dalam musibah ini.
"Total jumlah terdampak 4.610 KK dengan 14.437 jiwa, ada korban jiwa 3 orang," jelas Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (12/1).
Ahmad menerangkan, banjir di Kudus disebabkan curah hujan yang tinggi yang memicu meluapnya sejumlah sungai.
"Kronologi kejadian karena curah hujan yang tinggi dan menyebabkan sejumlah sungai di Kudus seperti Piji, Dawe, dan Gelis meluap," jelasnya.
(alg/apl)
