Kondisi Terkini Desa Tempur Jepara Usai Terisolir gegara Longsor

Kondisi Terkini Desa Tempur Jepara Usai Terisolir gegara Longsor

Dian Utoro Aji - detikJateng
Minggu, 11 Jan 2026 10:38 WIB
Kondisi Terkini Desa Tempur Jepara Usai Terisolir gegara Longsor
Kondisi Desa Tempur Kecamatan Keling, Jepara yang terisolir karena tanah longsor, Minggu (11/1/2026). Foto: Dok Pemdes Tempur.
Jepara -

Longsor yang terjadi di Desa Tempur, Jepara hingga memutus jalur utama mengakibatkan warga terisolir. Begini kondisi terkini di desa tersebut.

Sekdes Tempur, Mahhfud Aly menceritakan selama dua hari ini listrik padam dan jaringan komunikasi pun kesulitan.

"Situasi di Desa Tempur saat ini bisa dikatakan sudah memasuki aman, cuman aksesnya ini terputus total," kata Mahfud saat dihubungi detikJateng, Minggu (11/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, untuk kebutuhan logistik warganya saat ini masih tercukupi di rumah masing-masing. Akan tetapi, dengan kondisi akses jalan utama yang masih tertutup maka kebutuhan logistik akan terus berkurang.

"Karena itu kita membutuhkan logistik untuk terutama utama di posko. Kalau kebutuhan logistik di masyarakat kita belum bisa prediksi, karena beberapa hari ke depan masih mencukupi di rumah masing-masing," jelas Mahfud.

ADVERTISEMENT

"Tapi tidak tahu ke depan nanti kalau akses terputus lama saya kira memang butuh sekali bantuan untuk yang kebutuhan pokok," lanjut dia.

Selanjutnya kata dia, selain masalah logistik warga juga terkendala dengan jaringan listrik. Menurutnya beberapa titik tiang listrik menuju Desa Tempur terputus karena longsor.

Dikatakan dua hari ini warga tanpa ada penerangan listrik dan elektronik. Jaringan komunikasi pun kesulitan.

"Selain itu listrik pal di beberapa titik roboh, ini dua hari dua malam ini belum bisa nyala. Elektronik mati semua, kita komunikasi kita kesulitan karena jaringan mati," terang dia.

Akses Alternatif Sulit

Mahfud menceritakan bahwa adapun akses alternatif pun masih susah dilewati kendaraan. Ia berharap agar pemerintah segera mengatasi kejadian bencana longsor di Desa Tempur.

"Saat ini karena akses utama memang terputus total, dan akses alternatif lebih sulit, ini kemungkinan tidak bisa dilewati kendaraan apapun untuk alternatif dari arah Kembang maupun maupun Kudus," jelasnya.

"Ada alternatif dari arah Medani juga terputus akses utama, memang akses terputus total tidak bisa lewat," lanjut dia.

Lebih lanjut, Mahfud ada enam rumah warga yang rusak akibat tanah longsor. Selain itu ada dua tiang listrik yang roboh.

Adapun data kerusakan di Desa Tempur sebagai berikut:

1. Sanuri RT.05/02 : dapur tergenang lumpur
2. Ngatemi RT.05/02 : dapur dan kamar tidur jebol
3. Pasir RT.01/01 : dapur jebol
4. Klimah RT.01/01 : rusak total
5. Pairan RT.01/01 : rumah usaha
6. Sujak RT.01/01 : dapur jebol, teras roboh, seluruh rumah kena material

*Data tiang listrik :*
1. Pal listrik roboh titik Gandu 1 unit
2. Pal miring titik Dieng 1 unit

Mahfud mengatakan selain itu ada puluhan hektare persawahan yang hanyut terbawa banjir. Total kerugian belum didata.

"Puluhan hektar area persawahan sepanjang Sungai Gelis hanyut," jelasnya.




(apl/apl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads