Jalanan di Semarang Tergenang Imbas Hujan Deras Sejak Sore

Jalanan di Semarang Tergenang Imbas Hujan Deras Sejak Sore

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Kamis, 08 Jan 2026 20:30 WIB
Jalanan di Semarang Tergenang Imbas Hujan Deras Sejak Sore
uasana banjir di Jalan Singosari Raya, tepatnya di depan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Kamis (1/8/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak sore hari menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir. Ketinggian air ada yang mencapai 20-30 sentimeter di beberapa titik.

Pantauan detikJateng pukul 19.30 WIB, salah satu titik banjir terjadi di Jalan Singosari Raya, tepatnya di depan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Kelurahan Wonodri. Tampak air menggenangi jalan itu hingga tampak seperti kolam.

Banjir itu pun mengganggu arus lalu lintas. Tampak sejumlah pengendara, khususnya pengendara motor, memilih putar balik karena takut motornya mogok terkena banjir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu warga setempat, Riko (35), mengatakan genangan air di lokasi tersebut sudah menjadi langganan setiap kali hujan turun. Terlebih, hujan kali ini turun cukup lama.

ADVERTISEMENT
Lalu lintas tersendat imbas banjir di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (1/8/2026).Lalu lintas tersendat imbas banjir di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (1/8/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

"Memang di sini tiap hujan pasti banjir karena airnya meluap dari irigasi di jalan ini. Ini cukup dalam, mungkin sekitar 20 sentimeter," kata Riko kepada detikJateng di lokasi, Kamis (8/1/2026).

Ia menyebut, banjir sudah sempat surut, sebelumnya banjir lebih tinggi. Meski banjir membuat banyak pengendara motor memilih memutar arah, kata dia, masih ada pengendara yang nekat menerobos genangan.

"Tadi banyak motor pada putar balik. Yang nekat lewat ya risikonya bisa mogok," ujarnya.

Genangan juga terjadi di Jalan Kusuma Wardani, Kelurahan Pleburan. Salah satu pengendara, Mahfud (26), menyebut ketinggian air di lokasi tersebut berkisar 20-30 sentimeter akibat hujan deras yang turun cukup lama.

"Banjirnya lumayan tinggi, sekitar 20 sampai 30 sentimeter karena hujannya juga deras. Hujan ini dsri jam 16.00 WIB pas aku ke kampus," kata Mahfud.

"Terus hujannya lama, aku maghrib mau pindah tempat itu sudah banjir di pertigaan Pleburan yang ada Alfamart. Memang sering banjir kalau hujan deras. Ban motorku sampai kelelep," lanjutnya.

Sementara itu, salah satu pengedara di Jalan Dokter Cipto, Kelurahan Kebonagung, Kohar (26), mengatakan banjir juga merendam badan jalan. Namun, kondisi lalu lintas masih lancar.

"Banjir di Jalan Dokter Cipto, tapi nggak macet, lancar-lancar saja. Tingginya sepijakan motor. Nggak tahu juga penyebabnya apa, tahunya hujan pas keluar rumah," ungkap Kohar.

Menurutnya, banjir di Jalan Dokter Cipto memang kerap terjadi saat hujan. Namun, kondisi berbeda terlihat di ruas Jalan MT Haryono.

"Kalau Dokter Cipto memang sering banjir. Tapi kalau depan kantor di Jalan MT Haryono nggak, sejak dulu ada yang dibenahi, sekarang cuma menggenang saja," tambahnya.

Hingga malam hari, hujan masih turun dengan intensitas ringan di beberapa titik di Kota Semarang. Beberapa jalan masih tampak ada air tergenang, sementara banyak jalan sudah dalam kondisi surut.




(afn/alg)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads