Demi Senangkan Ortu, Nisa Nekat Nyamar Jadi Pramugari Batik Air

Jabodetabek

Demi Senangkan Ortu, Nisa Nekat Nyamar Jadi Pramugari Batik Air

Mei Amelia R - detikJateng
Kamis, 08 Jan 2026 19:22 WIB
Demi Senangkan Ortu, Nisa Nekat Nyamar Jadi Pramugari Batik Air
Tangkapan layar video pramugari gadungan minta maaf. Foto: Dok. Istimewa/Tangkap Layar
Solo -

Seorang perempuan bernama Khairun Nisa viral karena ketahuan menyamar sebagai pramugari maskapai Batik Air. Terungkap, dia nekat jadi pramugari gadungan demi menyenangkan orang tuanya.

Kejadian ini viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat wanita tersebut berdandan rapi dengan rambut disanggul dan pakaian yang mirip dengan pramugari Batik Air.

"Rencananya hanya untuk menyenangkan orang tuanya saja," kata Kasi Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta Ipda Septian saat dihubungi detikcom, Kamis (8/1/2026), dilansir detikNews.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Septian menuturkan perempuan asal Palembang, Sumatera Selatan ini pernah melamar sebagai pramugari pada Maret 2025. Bahkan, orang tuanya sampai sampai menggelontorkan puluhan juta rupiah agar impian anaknya terwujud.

ADVERTISEMENT

Tapi ternyata Khairun Nisa tidak lulus. Demi menyenangkan hati orang tuanya itu, dia kemudian berdandan seperti pramugari Batik Air.

"Jadi dia dulu pernah daftar pramugari dan ortunya sudah mengeluarkan uang, cuma dia nggak lulus. Jadi dia mau nunjukin ke keluarganya makanya dia pakai baju itu," jelasnya.

Saat melakukan penerbangan dari Jakarta ke Palembang Selasa (6/1), Khairun Nisa diantar orang tuanya ke bandara. Ia tidak sempat mengganti pakaiannya karena waktunya yang mepet.

"Pas berangkat (dari Palembang) diantar sama orang tuanya. Karena waktunya mepet dia nggak sempat ganti baju," ujarnya.

Dicurigai Awak Kabin yang Asli

Begitu pesawat lepas landas, Nisa duduk di kursi penumpang.

"Dia duduk di kursi penumpang, dia bayar tiket," tutur Septian.

Namun, perilaku itulah yang membuat awak kabin Batik Air yang asli curiga. Apalagi, Nisa gelagapan saat ditanya mengenai diklat (pendidikan dan latihan) pramugari.

"Pada saat di pesawat, salah satu kru tanya ke dia, 'Mbak diklat tahun berapa?' bingung dia, akhirnya gelagapan. Di situ ketahuannya," katanya.

Selain tidak tahu soal diklat, kecurigaan lain awak kabin adalah motif rok yang dikenakan Nisa tidak sama dengan standar Batik Air.

"Wanita atas nama Khairun Nisa ditegur oleh cabin crew pesawat Batik Air karena diduga memiliki warna corak rok pramugari Batik yang berbeda dengan rok yang dikeluarkan oleh perusahaan PT Lion Group," jelasnya.

Pihak kru maskapai penerbangan kemudian menghubungi aviation security (avsec). Saat pesawat mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Nisa kemudian dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Septian menambahkan wanita tersebut tidak sampai ditahan. Pihak maskapai, kata Septian, juga tidak menempuh jalur hukum.

"Intinya, yang bersangkutan tidak ditahan karena tidak ada unsur, hanya pakaian dan barang-barangnya diamankan. Pihak Batik Air juga sudah tidak mempermasalahkan hal tersebut," jelasnya.




(apu/afn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads