Jembatan Gempol di perbatasan Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno dan Kadilanggon, Kecamatan Wedi, Klaten ditutup karena amblas. Jalur lalu lintas dari Klaten ke Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta sementara dialihkan ke jalur alternatif.
"Hari ini kita sudah meninjau jembatan Gempol yang tergerus arus dan tadi jam 12.00 WIB ambrol. Sementara kita tutup," ungkap Camat Gantiwarno, Veronica Retno Setyaningsih kepada detikJateng di lokasi, Jumat (2/1/2026) siang.
Jalur kedua kabupaten tersebut, kata Retno, sementara ditutup sebab tidak memungkinkan dilalui kendaraan. Lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lewatkan jalur alternatif. Dari utara (Klaten) mulai dari gedung serbaguna Kadilanggon ke kanan ketemu jalur di Desa Kragilan, dari selatan (Gunungkidul) nanti perempatan Karangturi ke kiri lewat Desa Jogoprayan nanti ketemu jalur di Kragilan," papar Retno.
Jembatan Gempol, kata Retno, memiliki peran vital karena menghubungkan antara Kecamatan Wedi dan Gantiwarno. Selain itu menghubungkan Klaten dengan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
"Juga menghubungkan Klaten dengan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Jadi sangat penting, selain antarkecamatan juga antarprovinsi," lanjut Retno.
Amblesnya jembatan itu, sambung Retno, sudah dilaporkan ke dinas terkait, terutama berkaitan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas. Untuk perbaikan menunggu asesmen dari DPUPR.
"Untuk selanjutnya kita menunggu asesmen dari DPUPR. Warga sementara diimbau untuk tidak nekat melewati jembatan sebab sudah ditutup, lewat jalur alternatif dulu," imbuhnya.
Sekdes Kadilanggon, Kecamatan Wedi, Winarno menyatakan jembatan tersebut sangat vital. Dampak kerusakan warga harus memutar.
"Ya dampaknya yang dari utara atau selatan harus memutar. Ke barat sekitar 2 kilometer dan ke timur juga 2 kilometer," jelas Winarno di lokasi.
Sebelumnya diberitakan, jembatan Gempol di perbatasan Desa Karangturi Kecamatan Gantiwarno dan Desa Kadilanggon Kecamatan Wedi, ambles. Jembatan penghubung Klaten-Gunungkidul itu kini ditutup karena rusak parah.
Pantauan detikJateng di lokasi, jembatan sepanjang sekitar 25 meter tersebut retak di ujung utara dan selatan. Tembok pondasi kanan dan kiri di sisi utara retak dan longsor.
Badan jembatan di atas Sungai Dengkeng tersebut kini melengkung. Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, DPUPR, dan kepolisian menutup lokasi dengan water barrier dan police line.
Seorang warga Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi, Sutarjo (63) mengatakan jembatan itu baru diketahui rusak pada siang ini. Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB, warga masih bisa lewat.
"Jam 10.00 WIB tadi warga masih bisa lewat. Habis Jumatan warga baru ribut karena jembatan retak tidak bisa dilewati," kata Sutarjo kepada detikJateng, Jumat (2/1/2025).
Sutarjo menyebut jembatan itu berada di ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Klaten dan Gunungkidul.
"Ini jalur penghubung lalu lintas Klaten dan Gunungkidul. Ini mendadak (rusaknya), tidak diduga sebelumnya," ujar Sutarjo.
Berikut jalur alternatif selama penutupan jembatan Gempol:
Dari selatan:
Perempatan Karangturi-belok kiri-arah Jogoprayan-pertigaan Banjarjo (Kragilan)-belok kanan jembatan Kragilan (kretek Abang)-arah desa Pesu.
Dari utara:
Perempatan gedung serbaguna Kadilanggon-belok kanan (lurus)-jalan Kragilan-belok kiri-lewat jembatan Kragilan (kretek Abang)-arah Jogoprayan.
(alg/apl)











































