Polisi Usut Heboh Puskesmas Latowu Dipakai 'Party' Saat Pergantian Tahun

Regional

Polisi Usut Heboh Puskesmas Latowu Dipakai 'Party' Saat Pergantian Tahun

Nadhir Attamimi - detikJateng
Jumat, 02 Jan 2026 18:09 WIB
Polisi Usut Heboh Puskesmas Latowu Dipakai Party Saat Pergantian Tahun
Foto: Tangkapan layar pesta meras dan joget di Puskesmas Latowu pada malam pergantian tahun. (Dok. Istimewa)
Solo -

Viral di media sosial unggahan soal Puskesmas di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dijadikan lokasi pesta miras saat malam pergantian tahun 2026. Kasus ini kini diusut polisi.

Dilansir detikSulsel, dalam video yang beredar, tampak sejumlah orang memenuhi halaman Puskesmas ILP Rawat Inap Latowu, Kecamatan Batu Putih. Mereka terlihat sedang pesta minuman keras, berjoget hingga menyalakan kembang api.

Terlihat juga, diduga dua orang sedang berpelukan sambil berjoget dengan musik keras. Dalam narasi viral disebutkan, diduga bidan puskesmas setempat ikut memeriahkan momen tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Batu Putih Iptu Burhan membenarkan peristiwa itu terjadi di halaman Puskesmas Latowu. Saat ini, pihaknya masih mendalami dan memeriksa pihak terkait untuk mengungkap peristiwa itu.

"Iya itu di halaman puskesmas kejadiannya. Kita masih dalami dan selidiki. Kalau ada unsur pidananya akan kita proses," ujar Burhan dikonfirmasi detikcom, Jumat (2/1/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kadinkes Kolaka Utara Irham menyebut jika pesta tersebut digelar tanpa sepengetahuan Dinas Kesehatan.

"Peristiwa ini terjadi tanpa sepengetahuan Dinas Kesehatan. Tetap tidak kami benarkan," kata Irham dalam keterangannya, Jumat (2/12/2026).

Irham menyebut jika puskesmas tersebut masih dalam tahap proses pembangunan. Sehingga belum ada kegiatan layanan kesehatan yang dilakukan di puskesmas tersebut.

"Perlu kami luruskan bahwa bangunan tersebut belum digunakan untuk pelayanan kesehatan. Aktivitas pelayanan kesehatan masyarakat Desa Latowu, Kecamatan Batu Putih, saat ini masih berjalan di puskesmas sementara," ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya akan menelusuri lebih jauh terkait peristiwa itu. Dia menyebut telah memeriksa pihak terkait, termasuk kepala puskesmas.

"Kami turun langsung mengecek lokasi dan meminta keterangan dari Kepala Puskesmas serta pihak pelaksana pembangunan," bebernya.




(aku/alg)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads