Piton 3 Meter Ngumpet di Roda Mobil Warga Colomadu

Piton 3 Meter Ngumpet di Roda Mobil Warga Colomadu

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 02 Jan 2026 10:06 WIB
Piton 3 Meter Ngumpet di Roda Mobil Warga Colomadu
Evakuasi ular piton 3 meter di komplek perumahan di Desa Gajahan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (2/1/2026) dini hari. Foto: Dok. Exalos Indonesia
Karanganyar -

Seekor ular piton sepanjang 3 meter kepergok sedang menyeberang jalan di komplek perumahan di Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Meski tidak berbisa, penampakan ular itu tetap mengagetkan warga.

Ketua Umum Exalos Indonesia Janu Wahyu mengatakan, warga sempat merekam ular piton itu saat melintasi jalanan kompleks. Kemudian, warga melaporkan ke Exalos sekira pukul 00.30 WIB dini hari tadi.

"Ular sekitar 3 meter tersebut kepergok melintas di gang pemukiman sebelum akhirnya bersembunyi di area parkiran mobil milik salah satu warga. Diketahui warga pada dini hari sekitar pukul 00.20 WIB, menimbulkan kepanikan karena di kawasan perumahan yang cukup padat," kata Janu saat dihubungi detikJateng, Jumat (2/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang rescuer dari Exalos Indonesia dan relawan Klodran Peduli lalu diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi ular tersebut. Saat tim datang, didapati ular tersebut bersembunyi di ban belakang mobil warga.

Evakuasi ular piton 3 meter di komplek perumahan di Desa Gajahan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (2/1/2026) dini hari.Evakuasi ular piton 3 meter di komplek perumahan di Desa Gajahan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (2/1/2026) dini hari. Foto: Dok. Exalos Indonesia

ADVERTISEMENT

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati, sebab ular berukuran cukup besar. Ular piton itu sempat ngeyel saat hendak dievakuasi, sehingga cukup menguras tenaga.

"Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat ukuran ular yang cukup besar serta posisinya yang bersembunyi di area parkiran. Petugas menggunakan peralatan khusus untuk memastikan evakuasi berjalan aman dan terkendali," jelasnya.

Setidaknya perlu empat orang untuk mengangkat ular sepanjang 3 meter itu. Ular kemudian dibawa tim ke tempat yang aman, untuk dikembalikan ke habitatnya.

"Setelah berhasil diamankan, ular sanca kembang tersebut selanjutnya akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, dan situasi di lingkungan perumahan kembali kondusif setelah evakuasi selesai dilakukan," pungkasnya.




(dil/ahr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads