Bencana angin kencang melanda wilayah Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Sejumlah pohon tumbang dalam insiden itu.
Adapun bencana angin kencang tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.55 WIB. Akibat angin kencang ini mengakibatkan satu pohon trembesi tumbang di Tambakan, Sedayu, Muntilan.
Satgas Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Magelang, Nur Fanani, saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya pohon trembesi yang tumbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi itu hujan disertai angin kencang. Tidak ada (laporan korban pengendara tertimpa). Tidak ada korban," kata Fanani saat dihubungi detikJateng, Kamis (1/1/2025).
Dampak pohon trembesi tumbang, kata Fanani, sempat menyebabkan menutup arus lalu lintas Jalan Magelang-Jogja. Mengingat kondisi jalan ini merupakan satu lajur dari Magelang menuju Jogja.
Penanganan pohon trembesi tumbang yang menutup akses Jalan Magelang-Jogja di Tambakan, Muntilan, Kabupaten Magelang, Kamis (1/1/2026). Foto: dok. BPBD Kabupaten Magelang |
"Ya betul (menutup akses Jalan Magelang-Yogyakarta). Macet total (yang Tambakan). Penanganan (membersihkan pohon) itu sekitar 15 menit. Setelah bersih lancar kembali (arus lalin)," sambung Fanani.
Bencana angin kencang tersebut, katanya, juga menyebabkan pohon menimpa rumah warga di Muntihan, Gunungpring, Muntilan. Selain itu, ada kejadian serupa di Bintaro, Gunungpring, Muntilan.
Keduanya untuk kategori kerusakan ringan. Kemudian, ada juga dahan pohon yang menimpa tenda pedagang di Plaza Muntilan, Desa Pucungrejo, Muntilan.
"Tidak ada korban. Penanganan semua sudah selesai," imbuhnya.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir, membenarkan adanya kejadian angin kencang.
"Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa," katanya saat dihubungi.
Perihal adanya pengendara sepeda motor yang tertimpa pohon, katanya, tidak ada laporan.
"Sampai saat ini belum ada laporan. Aman (arus lalin sudah lancar kembali)," pungkasnya.
(apu/apu)












































