Pelemparan batu yang terjadi di jalan tol Jogja-Solo meresahkan dan menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang melintas. Salah satu sopir bus, Coki menceritakan detik-detik hujan batu yang memecahkan kaca kendaraannya.
Video peristiwa tersebut diunggah di akun Instagram @infocegatanklaten. Postingan video tersebut memperlihatkan kaca bus pecah di atas pintu masuk.
"Bus yg melintas di jalan tol Jogja-Solo, area Klaten jadi sasaran pelemparan batu," tulis akun tersebut.
Di video itu terlihat bus berhenti lantaran kaca di atas pintu pecah. Ternyata di sekitar tempat itu juga ada sejumlah bus yang berhenti. Dalam video itu dinarasikan bahwa bus-bus itu juga mengalami nasib yang sama.
Cerita Sopir Bus
Saat kejadian, Kamis (25/12), Coki sedang mengendarai bus yang berisi penumpang. Ia melintas di jalan tol Jogja-Solo ruas Desa Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko, Klaten. Dia sempat menyalip dua bus lain di exit tol Prambanan.
"Malam hari jam kurang lebih pukul 21.00 WIB. Seingat saya sebelum masuk tol saya mendahului dua bus di gerbang tol," tutur Coki kepada detikJateng, Senin (29/12/2025).
Awalnya perjalanan mulus tanpa gangguan. Namun sampai di km 25, ada kendaraan pribadi di depannya yang tiba-tiba pindah dari lajur kiri ke kanan.
"Lalu saya jalan di km 25, di depan saya dari kejauhan ada kendaraan pribadi tiba- tiba dari lajur kiri pindah ke kanan. Saya tidak curiga karena saya pikir ingin pindah ke lajur cepat," jelas Coki.
Bus yang dikemudikannya saat itu terus melaju dan mengambil lajur kiri hendak mendahului kendaraan pribadi tersebut. Ternyata mobil pribadi tersebut pindah lajur ke kanan karena menghindari batu - batu di jalan yang berserakan.
"Saya ambil lajur kiri untuk mendahului mobil sedan tersebut karena dia jalan terlalu lambat di kanan. Ternyata di depan saya banyak batu di jalan berserak,'' terang Coki.
Saat itu pula, batu-batu berterbangan ke arah busnya sehingga menghantam bis.
"Dan dibarengi batu- batu besar dari luar tol berterbangan secara bertubi- tubi. Dan kaca bus terkena batu dan beberapa titik body bus juga kena," sambung Coki.
Kendaraan Lain Juga Kena
Menurut Coki, mobil sedan di depannya tidak kena lemparan karena terlindungi busnya. Namun ada penumpang dari busnya yang terkena serpihan kaca..
"Lalu tidak jauh dari titik lemparan saya berhenti untuk cek penumpang yang terkena serpihan kaca tepatnya bangku paling belakang. Kami kru sembari membersihkan kaca melihat dua bus ikut parkir mendadak," papar Coki.
Bus yang satu, ujar Coki, berhenti di depan busnya sejauh 200 meter dan satu bus berhenti di belakang busnya sejauh 500 meter. Setelah membersihkan pecahan kaca dirinya melanjutkan perjalanan.
"Setelah membersihkan kaca saya lanjut jalan mendekati bus yang parkir di depan saya dan ternyata benar, bus Ramadani itu juga jadi korban lempar batu dan juga bus Pangeran," imbuh Coki.
(alg/apl)