Marak Pelemparan Batu di Tol Klaten, Ini Tanggapan Pengelola

Marak Pelemparan Batu di Tol Klaten, Ini Tanggapan Pengelola

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Selasa, 30 Des 2025 21:10 WIB
Lokasi tol Jogja-Solo, Desa Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko.
Lokasi pelemparan batu di tol Klaten. Foto: Achmad Husain Syauqi/detikJateng.
Klaten -

Sejumlah bus pariwisata menjadi korban pelemparan batu di jalan tol Jogja-Solo, ruas Desa Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko, Klaten. PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) selaku pengelola memperketat pengamanan.

"Untuk pengamanan di lokasi saat ini kami sudah berkoordinasi dengan warga sekitar dan kepolisian. Warga sekitar sendiri juga membentuk tim pengamanan di sekitar," ungkap Humas PT JMJ, Rachmat Jesiman kepada detikJateng, Selasa (30/12/2025) siang.

Menurut Rachmat, penyisiran dan pencarian pelaku masih terus dilakukan. Saat kejadian pelaku diduga melarikan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk saat ini masih kami sisir pelakunya karena kemarin diduga bisa melarikan diri," kata Rachmat.

ADVERTISEMENT

Lokasi kejadian, sebut Rachmat, berada di km 25 Desa Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko yang menjadi lokasi proyek rest area. Untuk bus tidak mendapatkan ganti rugi.

"Itu karena mereka sudah mengerti, tidak dapat ganti rugi. Kita sudah koordinasi dengan pemerintah desa sekitar untuk mengimbau agar warganya tidak mendekati jalan tol, " papar Rachmat.

"Lokasi menurut informasi memang sering untuk nongkrong anak-anak. Kita imbau untuk tidak beraktivitas di dekat tol," imbuhnya.

Kades Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko, Ery Karyatno, menjelaskan setelah kejadian Pemdes langsung menindaklanjuti. Salah satunya dengan membentuk Satgas.

''Salah satunya kami bentuk Satgas, dengan anggota relawan dan linmas. Kita koordinasi dengan Polsek dan Koramil untuk patroli bersama di lokasi," kata Ery kepada detikJateng.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah bus menjadi sasaran lemparan batu saat melintas di Tol Jogja-Solo, tepatnya di sekitar wilayah Klaten. Peristiwa itu sempat viral di media sosial.

Salah satu pengemudi bus, Coki menceritakan bahwa kendaraannya menjadi salah satu korban lemparan batu. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (25/12).

"Kejadiannya malam hari sekitar jam 21.00 WIB. Dan kaca bus terkena batu dan beberapa titik body bus juga," ungkap Coki kepada detikJateng, Senin (29/12).

Lemparan batu itu membuatnya kaget, apalagi kaca bus pecah akibat peristiwa itu. Coki memilih untuk berhenti dan memeriksa kendaraan serta penumpangnya.

"Lalu tidak jauh dari titik lemparan saya berhenti untuk cek penumpang yang terkena serpihan kaca. Tepatnya bangku paling belakang," jelas Coki.

"Setelah membersihkan kaca saya lanjut jalan mendekati bus yang parkir di depan saya . Ternyata benar, bus Ramadani juga jadi korban lempar batu dan juga bus Pangeran," terang Coki.

Pihak kepolisian saat diminta konfirmasi mengatakan masih melakukan pengusutan terkait peristiwa itu.

"Ini masih kita Lidik, " jelas Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Taufik Frida Mustofa.




(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads