Tak Segera Diperbaiki, Warga Wonorejo Patungan Cor Jalan Desa

Tak Segera Diperbaiki, Warga Wonorejo Patungan Cor Jalan Desa

Eko Susanto - detikJateng
Kamis, 25 Des 2025 20:33 WIB
Tak Segera Diperbaiki, Warga Wonorejo Patungan Cor Jalan Desa
Kondisi jalan rusak yang diperbaiki warga Wonorejo, Desa Banyuwangi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Kamis (25/12/2025). Foto: Eko Susanto/detikJateng.
Magelang -

Video yang memperlihatkan warga Wonorejo, Banyuwangi, Bandongan, Kabupaten Magelang, bergotong-royong memperbaiki jalan yang rusak ramai di media sosial. Perbaikan jalan yang rusak tersebut menggunakan uang dari iuran warga.

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun instagram @kotamagelang sehari yang lalu. Dalam postingan ini diberi keterangan.

"Terlalu lama ngerasain jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Akhirnya warga Wonorejo, Banyuwangi, Bandongan, Magelang bergerak sendiri.

Bukan karena ingin, tapi karena terpaksa. Swadaya masyarakat jadi bukti: rakyat selalu bisa, tapi apakah harus begitu?," tulis keterangan seperti dilihat detikJateng, Kamis (25/12/2025).

Dalam video tersebut memperlihatkan warga sedang bergotong-royong mengecor jalan desa yang rusak. Pengecoran jalan tersebut dilakukan pada, Minggu (21/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Adapun jalan ini tepatnya berada di Dusun Wonorejo yang merupakan jalan milik desa. Lokasi yang dicor ini kontur jalannya menurun, kemudian di dekatnya ada jembatan.

"Hari Minggu tanggal 21 kemarin (kerja baktinya). Itu sekitar 30-an. Lebar jalan sekitar 3 meter, ini baru separuh. Dari sisi kiri (dicor), rencananya Minggu besok tanggal 28, kalau nggak ada halangan mau dilanjut (sisi kanan)," kata Panji (32) kepada wartawan saat ditemui, Kamis (25/12/2025).

"Panjangnya mungkin 100-an meter. Ya warga patungan. Karena sudah lama nggak ada perbaikan, jembatan diperbaiki sudah setahun. Terus aspal belum (dari dua sisi jembatan)," sambungnya tanpa mengetahui besaran uang iuran perbaikan jalan.

Sementara itu, Ketua RT 03/RW 04 Wonorejo, Hamzah Ismail, mengatakan perbaikan tersebut dilakukan warga supaya yang melintas tidak jatuh.

"Istilahnya banyak donatur yang menyumbang nggak apa-apa, monggo aja.Nggih(sebelum menunggu dana desa turun). Kalau dana desa sudah turun baru bisa (diaspal)," kata Ismail.

"Sementara cuman untuk alus saja daripada orang nggak jatuh. Itu kesadaran masyarakat begitu. Ya memang mau diperbaiki (jalan nunggu dana turun). Semua (sekampung iuran), macam-macam (nyumbangnya) kesadaran biar orang pada nggak jatuh," tambahnya.

Untuk kerja bakti selanjutnya, katanya, akan dilanjutkan pada, Minggu (28/12). Rencananya untuk pengecoran yang sisi kanan.

"Saya nggak langsung lihat (kerja bakti ada acara pas minggu lalu)," tambahnya.

ADVERTISEMENT



Dihubungi terpisah, Kepala Desa Banyuwangi, Asnawi, mengatakan jalan yang rusak karena tergerus air hujan.

"Itu kanan kiri jembatan, kita anggarkan di tahun 2026," kata Asnawi dalam pesannya.

"Iya, betonisasi redy mix tebal 12-15 cm," imbuhnya.

Jembatan yang diperbaiki, katanya, baru diperbaiki tahun ini. Menurutnya, perbaikan tersebut dilakukan secara bertahap.

"Jadi, kita bangun bertahap supaya bisa buat mobilisasi dulu (bisa dilewati). Itu tergerus hujan baru dalam 1 bulan ini," pungkasnya.




(apl/apl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads