Tim Damkar Masih Temukan Titik Api di Pasar Pagi Pemalang yang Terbakar

Tim Damkar Masih Temukan Titik Api di Pasar Pagi Pemalang yang Terbakar

Robby Bernardi - detikJateng
Rabu, 24 Des 2025 10:56 WIB
Tim Damkar Masih Temukan Titik Api di Pasar Pagi Pemalang yang Terbakar
Penampakan Pasar Pagi Pemalang yang masih dilakukan pemadaman, Rabu (24/12/2025). Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Pemalang -

Kebakaran hebat yang melanda Pasar Pagi Pemalang, Jawa Tengah, masih menyisakan titik api aktif hingga Rabu (24/12) pagi. Petugas pemadam kebakaran terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan, terutama di bagian belakang kompleks pasar, agar api tidak kembali merembet ke los lainnya.

Koordinator Lapangan Damkar Pemalang, Sodikin, mengatakan titik api masih terpantau di area belakang pasar, tepatnya di sekitar kawasan pertokoan Toko Yogyakarta.

"Sampai pagi ini masih ada titik api aktif di bagian belakang pasar. Petugas fokus melakukan lokalisasi supaya api tidak kembali merembet," kata Sodikin saat ditemui di lokasi, Rabu pagi (24/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, salah satunya minimnya sirkulasi udara di area belakang pasar yang tertutup dinding bangunan.

ADVERTISEMENT

"Sirkulasi udara di belakang pasar sangat minim karena tertutup tembok, sehingga menyulitkan petugas saat melakukan pemadaman dan pendinginan," jelasnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, petugas berkoordinasi dengan pemilik toko agar dibuatkan bukaan pada tembok bangunan guna memperlancar sirkulasi udara.

Penampakan Pasar Pagi Pemalang yang masih dilakukan pemadaman, Rabu (24/12/2025).Penampakan Pasar Pagi Pemalang yang masih dilakukan pemadaman, Rabu (24/12/2025). Foto: Robby Bernardi/detikJateng

"Kami koordinasi dengan pemilik toko supaya tembok dijebol agar ada sirkulasi udara. Dengan begitu penanganan api dan asap bisa lebih mudah dan tidak mengganggu petugas," ujarnya.

Terkait penyebab kebakaran, Sodikin menyebutkan indikasi awal kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik.

"Indikasi sementara dari korsleting listrik. Namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan," ungkapnya.

Akibat kebakaran tersebut, puluhan hingga ratusan lapak pedagang terdampak. Mayoritas lapak yang terbakar merupakan pedagang pakaian, sepatu, dan sandal.

"Lapak yang terbakar sebagian besar lapak pakaian, sepatu, dan sandal, semuanya habis. Untuk jumlah pastinya masih didata, yang jelas lebih dari 50 lapak di satu sisi," kata Sodikin.

Dalam proses pemadaman, Damkar Pemalang mengerahkan seluruh pos pemadam kebakaran dan mendapat bantuan dari daerah sekitar, termasuk Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pekalongan, serta dibantu PMI, BPBD, dan relawan. Sodikin menambahkan, selain kondisi angin, kerumunan warga yang menonton di sekitar lokasi juga sempat menjadi kendala dalam proses pemadaman.

"Angin dan lalu lintas yang padat karena banyak warga menonton juga menjadi hambatan saat pemadaman," pungkasnya.




(apu/ahr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads