2 Wisatawan Hanyut Tersapu Air Bah di Grojogan Sewu Karanganyar, 1 Tewas

2 Wisatawan Hanyut Tersapu Air Bah di Grojogan Sewu Karanganyar, 1 Tewas

Tara Wahyu - detikJateng
Minggu, 07 Des 2025 20:17 WIB
korban tenggelam ilustrasi
Ilustrasi wisatawan hanyut terseret air bah di Grojogan Sewu. (Foto: Dok.Detikcom)
Karanganyar -

Dua wisatawan hanyut tersapu air bah saat bermain di Sungai Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar. Satu wisatawan bernama Wuri Fadilah (23) warga Lampung yang berdomisili di Karanganyar, meninggal.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Hendro Prayitno, mengatakan Wuri awalnya bermain dengan saudaranya di Sungai Grojogan Sewu sekitar pukul 13.00 WIB tadi. Namun, saat bermain tersebut ada air bah dari air terjun Grojogan Sewu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Betul hari ini terjadi laka air itu dua wisatawan yang berkunjung ke Tawangmangu dia bermain di Grojogan Sewu. Keduanya bermain di bibir sungai Grojogan Sewu, satu bisa menyelamatkan diri, satunya terbawa arus," katanya dihubungi detikJateng, Minggu (7/12/2025).

ADVERTISEMENT

Hendro mengatakan awalnya wisatawan tersebut mengira cuaca di Grojogan Sewu cerah. Namun, tak disangka dari atas air terjun ada air bah yang turun.

"Karena dikira cuaca di Tawangmangu, di atas itu cerah, ternyata dari atas ada air bah ke sungai dan kedua wisatawan ini hanyut," ungkapnya.

Hendro menyebut satu wisatawan bisa menyelamatkan diri. Nahas, Wuri hanyut terbawa arus hingga tiga kilometer.

"Yang satu masih saudara dengan korban, tidak terdata, tetapi masih saudara bisa menyelamatkan diri. Yang satunya hanyut sampai tiga kilometer dari titik kejadian dan ditemukan oleh BPBD dan Polri," bebernya.

Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Tawangmangu dan dinyatakan meninggal dunia. Hendro mengatakan korban merupakan orang Lampung yang berdomisili di Kedung Jeruk, Mojogedang, Karanganyar.

"Kemudian relawan mengevakuasi yang satu MD dibawa ke Puskesmas Tawangmangu di sana, divisum kemudian dinyatakan meninggal. Korban aslinya orang Lampung kemudian berdomisili di Kedung Jeruk, kemudian setelah itu kita langsung serahkan ke keluarga," pungkasnya.



(ams/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads