Mayat Pria WNA Ditemukan Mengambang di Selokan Kaliwungu Kendal

Mayat Pria WNA Ditemukan Mengambang di Selokan Kaliwungu Kendal

Saktyo Dimas - detikJateng
Minggu, 30 Nov 2025 11:34 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Ilustrasi penemuan mayat. Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Kendal -

Para pekerja pabrik di Kawasan Industri Kendal (KIK) desa Wonorejo kecamatan Kaliwungu, kabupaten Kendal, digegerkan dengan temuan mayat di selokan air. Mayat pria warga negara asing (WNA) itu ditemukan Minggu (30/11/2025) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

"Benar, semalam sekitar pukul 02.30 WIB, kami mendapat laporan ada penemuan mayat di dalam area Kawasan Industri Kendal (KIK)," kata Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho saat dihubungi detikjateng, Minggu (30/11/2025) pagi.

Mayat berjenis kelamin pria tersebut ditemukan oleh pekerja pabrik dalam kondisi tertelungkup dan mengambang di selokan air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan kepada security pabrik dan melaporkan ke polsek Kaliwungu.

ADVERTISEMENT

"Jenis kelaminnya seorang pria dan posisi korban saat ditemukan itu tertelungkup mengambang di selokan air. Laporannya awalnya dari petugas security pabrik," sambungnya.

Kapolsek menjelaskan petugas yang mendapat laporan tersebut mendatangi lokasi penemuan.

Kemudian petugas bersama tim inafis polres Kendal lalu melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban dibantu PSC 119 Kendal.

"Setelah terima laporan, anggota bersama tim inafis Polres Kendal mendatangi dan melakukan olah TKP. Lalu kami evakuasi korban dibantu tim PSC 119," jelasnya.

Nindya menerangkan setelah dievakuasi dari selokan, korban diketahui seorang Warga Negara Asing (WNA). Ada beberapa luka ditubuhnya.

"Ketika korban sudah dievakuasi dapat diketahui jika korban ini seorang WNA. Dari hasil pemeriksaan awal terdapat luka robek di bagian kepalanya dan ada juga luka lecet di bagian tangan dan kaki," terangnya.

Nidya menambahkan pada tubuh korban tidak ditemukan identitas korban dan memiliki ciri-ciri seorang pria berusia 37 tahun, memakai kaos hitam dan celana panjang hitam. Meski demikian identitas korban kemudian bisa diketahui.

Dan tidak jauh dari lokasi, petugas menemukan satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi H 2926 BJD yang diduga milik korban.

Petugas menduga korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas tunggal.

Diduga korban kehilangan kendali, menabrak trotoar, lalu terjatuh dan masuk ke dalam selokan air.

"Dugaan sementara laka tunggal akibat korban kehilangan kendali lalu menabrak trotoar dan terjatuh masuk ke dalam selokan air," paparnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi identitas korban.

"Saat ini masih kami lakukan penyelidikan dan identifikasi identitasnya korban. Termasuk penyebab pasti korban meninggal dunia," pungkasnya.




(ahr/ahr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads