Doa Maryam agar Mudah Melahirkan: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Maryam agar Mudah Melahirkan: Arab, Latin, dan Artinya

Anindya Milagsita - detikJateng
Rabu, 19 Nov 2025 15:33 WIB
Doa Maryam agar Mudah Melahirkan: Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi melahirkan. Foto: Getty Images/iStockphoto
Solo -

Sebelum melahirkan seorang muslimah dianjurkan untuk banyak-banyak berdoa meminta keselamatan dan kelahiran bayinya dalam keadaan sehat kepada Allah SWT. Salah satunya dengan mengamalkan doa Maryam agar diberikan kemudahan dalam proses persalinan.

Doa Maryam adalah sebuah bacaan doa yang biasanya dibaca oleh para ibu saat hendak melahirkan. Bacaan doa ini dikenal terinspirasi dari kisah Maryam yang tidak lain adalah ibu dari Nabi Isa AS.

Untuk diketahui, kehamilan Maryam adalah salah satu kisah menakjubkan dalam ajaran Islam. Disampaikan dalam buku 'Doa Ibu Hamil: Menikmati Kehamilan Dengan Sehat, Sadar Dan Tenang' karya Indri Budiarti, dkk., dikisahkan maryam mengandung tanpa pernah menikah dan tidak ada campur tangan seorang lelaki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya, kondisi tersebut merupakan kehendak dari Allah SWT yang mana kisahnya diabadikan dalam Al-Quran. Tepatnya di dalam Surat Maryam ayat 19-21. Sebagaimana Allah SWT berfirman:

قَالَ اِنَّمَآ اَنَا۠ رَسُوْلُ رَبِّكِۖ لِاَهَبَ لَكِ غُلٰمًا زَكِيًّا ۝١٩ قَالَتْ اَنّٰى يَكُوْنُ لِيْ غُلٰمٌ وَّلَمْ يَمْسَسْنِيْ بَشَرٌ وَّلَمْ اَكُ بَغِيًّا ۝٢٠ قَالَ كَذٰلِكِۚ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌۚ وَلِنَجْعَلَهٗٓ اٰيَةً لِّلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِّنَّاۚ وَكَانَ اَمْرًا مَّقْضِيًّا ۝٢١

ADVERTISEMENT

Qâla innamâ ana rasûlu rabbiki li'ahaba laki ghulâman zakiyyâ. Qâlat annâ yakûnu lî ghulâmuw wa lam yamsasnî basyaruw wa lam aku baghiyyâ. Qâla kadzâlik, qâla rabbuki huwa 'alayya hayyin, wa linaj'alahû âyatal lin-nâsi wa raḫmatam minnâ, wa kâna amram maqdliyyâ.

Artinya: "Dia (Jibril) berkata, 'Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu untuk memberikan anugerah seorang anak laki-laki yang suci kepadamu.' Dia (Maryam) berkata, 'Bagaimana (mungkin) aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada seorang (laki-laki) pun yang menyentuhku dan aku bukan seorang pelacur?' Dia (Jibril) berkata, 'Demikianlah.' Tuhanmu berfirman, 'Hal itu sangat mudah bagi-Ku dan agar Kami menjadikannya sebagai tanda (kebesaran-Ku) bagi manusia dan rahmat dari Kami. Hal itu adalah suatu urusan yang (sudah) diputuskan.'

Poin Utamanya:

  • Doa maryam dapat diamalkan untuk memohon kemudahan melahirkan dan terdapat pula Surat Maryam yang bisa diamalkan sebelum proses persalinan.
  • Ada banyak doa melahirkan lain yang bersumber dari Al-Qur'an yang dapat dibaca sebagai bentuk ikhtiar spiritual sebelum persalinan.
  • Terdapat bacaan dzikir dari ayat-ayat suci Al-Quran sebagaimana dzikir yang dibacakan untuk Sayyidah Fatimah menjelang persalinan, agar ibu merasa tenang dan dijaga oleh Allah SWT.

Bacaan Doa Maryam agar Mudah Melahirkan Lengkap

Mengenai bacaan doa Maryam, terdapat salah satu hadits yang menerangkannya. Diriwayatkan dalam sebuah hadits yang dinukil dari buku 'Doa-Doa Harian Untuk Muslimah' oleh Tim Quanta, doa agar diberikan kemudahan saat melahirkan berbunyi:

Tulisan Arab: حَنَّا وَلَدَتْ مَرْيَمَ وَ مَرْيَمَ وَلَدَتْ عِيسَى اخْرُجْ أَيُّهَا الْمَوْلُوْدُ بِقُدْرَةِ الْمَلِكِ الْمَعْبُودِ.

Tulisan Latin: Hanna waladat maryama wa maryama waladat 'iisaa ukhruj ayyuhal mauluudu biqudratil malikil ma'buudi.

Artinya: "Hana telah melahirkan Maryam dan Maryam telah melahirkan Isa. Lahirlah wahai anak dengan sebab kekuasaan Allah yang disembah semua makhluk." (HR. Abu Hurairah)

Selain membaca doa Maryam yang sudah diuraikan sebelumnya, seorang ibu juga bisa mengamalkan Surat Maryam secara keseluruhan. Surat Maryam adalah surat ke-19 dalam Al-Quran dengan jumlah 98 ayat.

Surat Maryam termasuk surat Makkiyah yang di dalamnya disampaikan mengenai kisah Maryam yang melahirkan Nabi Isa AS. Untuk memudahkan dalam mengamalkan Surat Maryam, berikut Quran Online yang disediakan oleh detikHikmah:

== > Baca Surat Maryam Ayat 1-98 < ==

Bacaan Doa agar Dimudahkan dalam Proses Melahirkan

Selain doa Maryam dan Surat Maryam yang bisa diamalkan untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan saat melahirkan, ada juga beberapa versi doa lainnya yang juga dapat dibaca oleh setiap calon ibu.

Mengacu dari buku 'Panduan Terlengkap Ibadah Muslim "Sehari-Hari"' karya KH Muhammad Habibillah, 'Doa 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak' oleh Ridwanul Hakim Subki, dan 'Muslimah Selamat Dunia Akhirat' karya Ust Mahmud asy-Syafrowi, berikut bacaan doa melahirkan yang dimaksud.

1. Doa Melahirkan Bayi yang Pintar dan Saleh

رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Rabbii innii nadzartu laka maa fii bathnii muharraran fata-qobbal minnii, innaka antas samii'ul 'aliim.

Artinya: "Wahai Allah, aku nadzarkan untukmu yg di rahimku ini agar menjadi kesatria shalih, maka kabulkanlah doaku, sungguh Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui." (QS. Ali Imran: 35)

2. Doa Ibu Siti Maryam

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wadzurriyyaatinaa qurrota a'yuunin waj'alnaa lil muttaqiina imaama.

Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa." (Q.S. Al-Furqan: 74)

3. Doa Diberikan Anak yang Baik Hatinya

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Rabbii hab lii minladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii'ud du'aa.

Artinya: "Wahai Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa." (QS. Ali Imran: 38)

4. Doa Dikaruniai Anak yang Cerdas

اللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادِي وَذُرِّيَّاتِي مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ وَأَهْلِ الْخَيْرِ وَلَا تَجْعَلْنِي وَإِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ السُّوْءِ وَأَهْلِ الضَّيْرِ وَارْزُقْنِي وَإِيَّاهُمْ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَخُلُقًا حَسَنًا وَالتَّوْفِيقَ لِلطَّاعَةِ وَفَهُمَ النَّبِيِّينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Allaahummaj'al aulaadii wa dzurriyyatii min ahlil 'ilmi wa ahlil khairi walaa taj'alnii waiyyaahum min ahlis suu-i wa ahlidh dhairi warzuqnii wa iyyaahum 'ilman naafi'an warizqan waasi'an wakhuluqan hasanan wattaufiqa lith-thaa'ati wafahman nabiyyiina walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku dan anak-anakku serta cucu-cucuku termasuk golongan dari ahli ilmu dan ahli kebaikan, dan jangan jadikan kami sebagai ahli kejahatan dan ahli kerusakan. Berilah aku rezeki dan berilah mereka ilmu yang bermanfaat serta rezeki yang luas, tubuh yang baik, petunjuk untuk taat serta pemahaman sebagaimana pemahaman para nabi. Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam."

5. Doa Dikaruniai Anak yang Saleh

اللَّهُمَّ اجْعَلْ سَرِيرَتِي خَيْرًا مِنْ عَلَانِيَتِي، وَاجْعَلْ عَلَانِيَتِي صَالِحَةً. اللَّهُمَّ أَسْأَلُكَ مِنْ صَالِحٍ مَا تُؤْتِي النَّاسَ مِنَ الْمَالِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدِ غَيْرَ الضَّالِ وَالْمُضِلَّ.

Allaahummaj'al sariiratii khairan min 'alaaniyatii. Waj'al 'alaaniyatii shaalihatan. Allaahumma as-aluka min shaalihin maa tu'tin naasi minal maali wal ahli wal waladi ghairadh dhaalli wal mudhilli.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah amal batinku lebih baik daripada amal lahirku, dan jadikanlah amal lahirku sebagai amal yang baik. Ya Allah, aku mohon kepada-Mu harta, keluarga, anak yang baik sebagaimana yang telah Engkau berikan kepada orang-orang lain yang tidak sesat lagi menyesatkan."

6. Sholawat Nariyah sebagai Doa Sebelum Melahirkan

أَللَّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلَّمْ سَلَاماً تاماً عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ العُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الغَمَامُ بِوَجْهِهِ الكَرِيمِ وَ عَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ.

Allahumma sholli sholaatan kaamilatan Wa sallim salaaman taaman 'ala sayyidinaa Muhammadin Alladzi tanhallu bihil 'uqadu, wa tanfariju bihil kurabu, wa tuqdhaa bihil hawaa'iju Wa tunaalu bihir raghaa'ibu wa husnul khawaatimi wa yustasqal ghomaamu bi wajhihil kariimi, wa 'alaa aalihi, wa shahbihi 'adada kulli ma'luumin laka.

Artinya: "Ya Allah Tuhan kami, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami Nabi Muhammad saw. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, ditunaikan segala macam hajat, tercapai segala keinginan dan husnul khotimah, dicurahkan rahmat dengan berkah pribadinya yang mulia. Kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna itu semoga Engkau limpahkan juga kepada para keluarga dan sahabatnya setiap kedipan mata dan embusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan Engkau, Ya Tuhan semesta alam."

وَاللهُ أَخْرَجَكُم مِّنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا يَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَ الْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Waallaahu akhrajakum min buthuuni ummahaatikum laa ta'lamuuna syay-an waja'ala lakumu alssam'a waal-abshaara waal-af-idata la'allakum tasykuruuna.

Artinya: "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur." (QS. An-Nahl: 78)

Dzikir untuk Keselamatan Proses Melahirkan

Selain mengamalkan doa ada juga dzikir yang bisa dipanjatkan oleh calon ibu sebelum melahirkan. Dzikir yang dimaksud berasal dari ayat-ayat di dalam Al-Quran. Menukil dari buku 'Bimbingan Doa dan Wirid Ibu Hamil' karya Ust M Syukron Maksum, terdapat sebuah riwayat mengenai kisah putri Rasulullah SAW, Fatimah az-Zahra, yang hendak melahirkan.

Diriwayatkan Rasulullah SAW meminta Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsyi untuk datang serta berdzikir di sisi Fatimah. Setidaknya ada 4 bacaan dzikir yang dianjurkan untuk dibaca, yaitu Ayat Kursi, Surat Al-A'raf ayat 54, Surat al-Falaq, dan surat an-Nas. Berikut bacaan lengkapnya.

1. Bacaan Ayat Kursi

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ۝٢٥٥

Allâhu lâ ilâha illâ huw, al-ḫayyul-qayyûm, lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ na'ûm, lahû mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardl, man dzalladzî yasyfa'u 'indahû illâ bi'idznih, ya'lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum, wa lâ yuḫîthûna bisyai'im min 'ilmihî illâ bimâ syâ', wasi'a kursiyyuhus-samâwâti wal-ardl, wa lâ ya'ûduhû ḫifdhuhumâ, wa huwal-'aliyyul-'adhîm.

Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung."

2. Surat Al-A'raf Ayat 54

اِنَّ رَبَّكُمُ اللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۗ يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهٗ حَثِيْثًاۙ وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُوْمَ مُسَخَّرٰتٍ ۢ بِاَمْرِهٖٓۙ اَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْاَمْرُۗ تَبٰرَكَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ ۝٥٤

Inna rabbakumullâhulladzî khalaqas-samâwâti wal-ardla fî sittati ayyâmin tsummastawâ 'alal-'arsy, yughsyil-lailan-nahâra yathlubuhû ḫatsîtsaw wasy-syamsa wal-qamara wan-nujûma musakhkharâtim bi'amrihî alâ lahul-khalqu wal-amr, tabârakallâhu rabbul-'âlamîn.

Artinya: "Sesungguhnya Tuhanmu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia berkuasa atas ʻArasy. Dia menutupkan malam pada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk pada perintah-Nya. Ingatlah! Hanya milik-Nyalah segala penciptaan dan urusan. Maha berlimpah anugerah Allah, Tuhan semesta alam."

3. Surat al-Falaq

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ۝١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ ۝٢ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ ۝٣ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ ۝٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَࣖ ۝٥

Qul a'ûdzu birabbil-falaq. Min syarri mâ khalaq. Wa min syarri ghâsiqin idzâ waqab. Wa min syarrin-naffâtsâti fil-'uqad. Wa min syarri ḫâsidin idzâ ḫasad.

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

4. Surat an-Nas

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ ۝١ مَلِكِ النَّاسِۙ ۝٢ اِلٰهِ النَّاسِۙ ۝٣ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ۝٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ۝٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِࣖ ۝٦

Qul a'ûdzu birabbin-nâs. Malikin-nâs. Ilâhin-nâs. Min syarril-waswâsil-khannâs. Alladzî yuwaswisu fî shudûrin-nâs. Minal-jinnati wan-nâs.

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

Demikian tadi rangkuman doa Maryam diharapkan mampu memberikan kemudahan pada proses kelahiran lengkap dengan bacaan doa dan dzikir lainnya untuk diamalkan. Semoga membantu.




(par/apl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads