Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Nanjing di China. Kedua pemerintahan itu bakal bekerja sama di berbagai bidang.
"Akhirnya kita sepakat LoI, Letter of Intent. Kemudian kita sudah tanda tangan kesepahaman. Nanti tahun depan mereka akan gantian ke Klaten, kita undang pada saat rangkaian hari jadi sekaligus mereka akan membawa pengusaha-pengusaha mereka," jelas Hamenang saat ditemui di Kecamatan Manisrenggo, Sabtu (1/11/2025).
Diketahui Pemkab Klaten bertemu dengan Pemerintah Nanjing di Nanjing pada Selasa (28/10/2025). Hamenang mengatakan, pihaknya bakal menawarkan beberapa kerja sama kepada Pemerintah Nanjing. Dia menyebut, herbal menjadi salah satu pasar terbesar di Nanjing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata luar biasa pangsa pasar di sana, yaitu berkaitan dengan herbal. Kita ini ada yang namanya wedang uwuh, wedang rempah. Ternyata itu kebudayaan mereka setiap hari itu memang minumannya herbal," jelasnya.
"Nah, ini mungkin nanti salah satu yang justru titik poin utama bisa kita ekspor ke sana," lanjutnya.
Berbagai persiapan bakal dilakukan Pemkab Klaten untuk potensi ekspor herbal itu, seperti packaging hingga standar kualitas. Selain itu, Hamenang mengatakan, pihaknya bakal melakukan upgrade herbal hingga layak untuk diekspor.
"Kemudian belum ada bahasa Cinanya. Nanti kita upgrading agar kemudian bisa dijual bersama," jelasnya.
"Ya, mohon doanya nanti tahun depan mereka bisa sesuai jadwal ke Klaten. Kita gaskan mulai kerja sama 5 tahun," lanjutnya.
Hamenang menjelaskan ada potensi besar ekspor dari Klaten ke Nanjing, dan sebaliknya. Selain itu, dia menjelaskan, teknologi pertanian di Nanjing bagus sehingga diharapkan terjalin kerja sama di bidang tersebut.
"Mereka kan, Nanjing ini juga tidak perkotaan murni, tapi mereka juga lereng pegunungan sehingga pertanian mereka, peternakan mereka itu teknologinya canggih-canggih. Dan nanti mungkin ada juga kerja sama ahli teknologi sehingga pertanian kita bisa seperti di Nanjing," paparnya.
Untuk mempersiapkan kedatangan Nanjing ke Klaten, Hamenang mengatakan, Pemkab Klaten bakal mengumpulkan OPD dan para pengusaha untuk mempersiapkan hal yang dibutuhkan.
"Kita akan mengumpulkan, satu, stakeholder kita, OPD-OPD yang terkait. Hasil dari kemarin kami ke sana bertiga itu, kita ngobrolkan ke OPD. Habis itu kita manggil pengusaha-pengusaha kita," tuturnya.
"Baru nanti kita ramu sehingga tahun depan ketika mereka ke sini kita sudah ready. Tinggal kemudian sekali presentasi, mereka presentasi, ketemu di titik tengah, kita MoU 5 tahun kerja samanya," pungkasnya.
(anl/ega)










































