Kondisi kompleks kantor Pemerintahan Kabupaten Banyumas mengalami kerusakan cukup parah usai diserang massa Sabtu (30/8). Bangunan yang menghadap ke selatan nyaris semuanya rusak.
Pantauan detikJateng, pagi ini terlihat seluruh kaca di sisi tersebut pecah. Posko penjagaan Satpol PP tak luput dari perusakan. Plafon dan kaca semuanya rusak. Kursi taman di sisi timur yang dipasang permanen hilang. Namun pada sisi barat kursi ini masih utuh.
Pagar utama kabupaten juga ambruk dijebol massa. Banyak pagar besi hilang. Pagar tembok yang tadinya bersih, nampak penuh dengan coretan. Aroma sisa pembakaran benda-benda oleh massa masih tercium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Selain itu kondisi kerusakan juga terjadi pada bangunan kantor Dinkominfo Banyumas. Bangunan ini terletak di sebelah barat menghadap ke Jalan Masjid.
Sebagian pagar besi di area ini juga hilang dijarah. Kondisi kaca-kaca pecah dan berserakan. Adanya kerusakan ini membuat Prajurit TNI dari Kodim 0701 melakukan pembersihan pada pagi ini.
Kondisi ini menarik perhatian sejumlah warga yang beraktivitas olahraga di kompleks alun-alun. Mereka mengabadikan kondisi kerusakan yang terjadi.
Salah satu warga, Indra mengaku sudah mengetahui informasi kerusakan ini sejak semalam. Dirinya menyayangkan adanya massa yang tidak fokus pada tuntutan dan memanfaatkan kondisi ini.
"Cukup disayangkan ya. Ternyata kejadian kaya gini (perusakan) terjadi di Banyumas. Jadi kan yang menjadi highlight malah perusakannya. Bukan fokus pada tuntutan," kata dia kepada detikJateng, Minggu (31/8/2025).
![]() |
Dirinya berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di Kabupaten Banyumas. Karena citra yang muncul akan buruk.
"Semoga kalau aksi lagi tidak ada yang berbuat anarki. Tahu konteksnya, mungkin keras boleh asalkan jangan sampai melakukan perusakan dan penjarahan kayagini," terangnya.
Sementara itu Staf Prokompim Setda Banyumas, Bambang, mengatakan belum mengetahui seberapa kerugian akibat kejadian ini. Namun kalau dilihat tidak sedikit.
"Karena kan ruang protokol, terus humas, press room pecah semua kacanya. Ini ya kerugian cukup banyak. Kemarin sore saya sempat ke sini menyelamatkan dokumen pribadi, takutnya kenapa-kenapa atau dijarah," pungkasnya.
(afn/afn)