Siswa di tujuh sekolah di Brebes dipulangkan lebih asal menyusul isu rencana aksi demo. Hal ini untuk mengantisipasi adanya dampak buruk dari aksi massa tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Brebes, Carida, membenarkan hal tersebut. Disebutkan, ada tujuh sekolah yang siswanya dipulangkan lebih awal, masing masing SMPN 1 Brebes, SMPN 2 Brebes, SMPN 3 Brebes dan SMPN 4 Brebes. Kemudian untuk SD yakni SDN 1 Brebes, SDN 2 Brebes dan SDN 3 Brebes.
"Hanya tujuh sekolah yang dipulangkan lebih awal. Empat SMP dan tiga SD," ungkap Carida saat dihubungi via telepon, Sabtu (30/8/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Carida menjelaskan, tujuh sekolah itu rawan terkena dampak karena bertetangga dengan instansi yang akan menjadi lokasi demo, yakni Polres Brebes dan DPRD. Selain itu, sekolah tersebut juga akan dilalui oleh pergerakan massa pendemo.
"Kenapa hanya tujuh sekolah, karena bertetangga dengan Polres dan DPRD," sambungnya.
Kepada para siswa yang dipulangkan, Carida meminta untuk melanjutkan proses pembelajaran di rumah masing-masing. Para siswa terutama SMP dilarang untuk ikut aksi massa karena dikhawatirkan terkena dampak buruk aksi tersebut.
"Saya larang ikut demo karena khawatir kena dampak. Saya tidak ingin ada anak yang luka terkena lemparan batu atau lainnya. Mending belajar di rumah," tandasnya.
Terpisah, Kepala SMPN 1 Brebes, Dharma Suhaeri, menjelaskan anak didiknya sudah dipulangkan pukul 08.00 WIB. Hal ini untuk mengamankan siswa dari aksi demo.
Menurut dia, rencananya para siswa hari ini akan mengikuti jalan sehat massal. Namun acara itu dibatalkan karena ada intruksi untuk dipulangkan lebih awal.
"Rencana akan ada kegiatan jalan sehat, tapi karena ada isu demo, acara dibatalkan. Siswa dipulangkan jam 08.00," kata Kepala SMPN 1 Brebes.
(ams/ams)