Kantor DPRD Pekalongan kebakaran tadi malam. Api disebut muncul dari bagian atap gedung yang berusia sekitar 20 tahun itu. Seperti apa penampakannya?
Pantauan detikJateng di lokasi, Kajen, Pekalongan, Minggu (22/12/2024), kompleks kantor DPRD Pekalongan yang terbakar kini digaris polisi. Terlihat beberapa ruangan yang digaris polisi yakni ruangan Setwan, pimpinan DPRD dan fraksi.
Pada bagian lobi, kondisinya tampak berantakan. Bahkan atapnya, ambrol karena kebakaran yang terjadi Sabtu (21/12) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sudut yang sama, juga terlihat plafon-plafon ambrol berjatuhan. Di depan pintu masuk, depan lobi, juga diberi garis polisi. Kecuali polisi, akses melalui pintu lobi depan maupun pintu belakang, tertutup untuk umum.
![]() |
Di bagian atap kantor DPRD Pekalongan itu juga terlihat menghitam. Sebagian atapnya juga terlihat roboh.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, menyebut kebakaran itu terjadi di ruang lobi dan Sekwan. Sedangkan ruang fraksi-fraksi, tidak bisa terpakai karena imbas dari kebakaran, yang membuat plafon berjatuhan.
"Yang terbakar lobi sama Sekwan, yang lain kena imbasnya saat pemadaman, kena rontokan plafon-plafon," ucap Abdul Munir.
![]() |
Rencananya area lantai dua gedung paripurna DPRD Pekalongan bakal difungsikan sementara sebagai ruangan staf dan anggota dewan yang terdampak kebakaran.
"Rencana kami ruang paripurna yang ada lantai dua akan kita manfaatkan, kita optimalkan untuk kepentingan fungsi tugas kedewanan dan sekretariat di satu jalan," jelas Munir.
Baca juga: Kantor DPRD Pekalongan Terbakar! |
(ams/ams)