Nasional

Sandiaga Disebut Agresif Dekati PPP Demi Capres-Cawapres, Ini Kata Gerindra

Tim detikNews - detikJateng
Senin, 09 Jan 2023 23:11 WIB
Sandiaga Uno di Candi Prambanan, Sleman, Minggu (8/1/2023). Foto: Adji G Rinepta/detikJateng.
Solo -

Sandiaga Uno disebut agresif mendekati PPP demi mendapatkan tiket capres maupun cawapres. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Ketua Mahkamah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ade Irfan Pulungan. Menanggapi pernyataan tersebut, Partai Gerindra pun angkat bicara.

Dikutip dari detikNews, Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bila pihaknya tak ingin ikut campur lebih jauh terkait pernyataan Ketua Mahkamah PPP.

Menurutnya, biarkan orang-orang yang menilai pernyataan tersebut.

"Tentunya saya tidak mau menanggapi lebih jauh karena itu adalah hak berpendapat dari PPP. Nah, apapun itu kita hormati bahwa apa yang disampaikan itu juga dikirimkan oleh teman-teman ke media, kepada saya, soal kebelet, soal apa itu silakan interpretasi dari teman-teman PPP. Kami dalam posisi tidak mau berpolemik," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/1/2023).

Dasco juga mengungkit Sandiaga yang selalu mengklaim masih menjadi kader Gerindra dan akan meminta arahan Prabowo jika ditanya publik soal isu bergabung ke PPP. Dasco tidak mengetahui apakah Sandiaga akan menemui Prabowo atau tidak.

"Ya kan berulang kali kalau yang bersangkutan ngomong masih Partai Gerindra. Nanti kalau ditanya di acara PPP juga ditanya masih kader Partai Gerindra kok itu," ujarnya.

Dasco menegaskan jika selama ini hubungan Gerindra dan PPP berjalan baik, terutama di parlemen. Meski ada isu Sandiaga merapat partai yang kini dijabat Plt Ketua Umum Mardiono itu.

"Saya pikir yang disampaikan (Ketua Mahkamah PPP) itu dia menyampaikan ada orang ya, bukan institusi partai gitu. Ya kalau yang disebut orang, apa namanya tadi kebelet, ya itu kan orang. Kalau Partai Gerindranya kan nggak," beber Dasco.

"Kami kan hubungannya dengan PPP selama ini baik-baik saja, apalagi di parlemen sangat baik," imbuhnya.

Sebelumnya, Ade Irfan Pulungan menyebut Sandiaga Uno belum dan bukan kader PPP. Irfan mengatakan Sandiaga yang selama ini sangat agresif mendekati PPP agar bisa mendapatkan tiket sebagai capres (calon presiden) maupun sebagai cawapres (calon wakil presiden) pada Pemilu 2024.

"Sandiaga lah yang kebelet dan bernafsu mendekati PPP. Saat ini PPP memberi kesempatan dan perlakuan yang sama kepada semua bakal capres dan cawapres seperti kepada Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Prabowo Subianto dan Lainnya," jelas Ade Irfan kepada wartawan, Minggu (8/1).

Plt Ketum PPP Mardiono, kata Ade Irfan, hanya memperkenalkan empat nama pengurus DPP PPP yang baru dan tidak ada nama Sandiaga Uno pada peringatan 50 tahun Harlah PPP 5 Januari 2023 lalu. Sandiaga hingga saat ini masih sebagai kader dan menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

"Sandiaga tentunya masih terikat dengan ketentuan aturan AD/ART di Partai Gerindra dan sama sekali belum ada hubungan dengan keanggotaan di PPP," ujar Ade Irfan.

Selengkapnya di halaman berikutnya....



Simak Video "Video: Ibu Mariama Panjat Tali Kapal Demi Nafkahi 5 Anak, Kini Dicari Sandiaga Uno"

(apl/apl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork