2 Warga Pemalang Tewas Tertimbun Saat Gali Fondasi Rumah

2 Warga Pemalang Tewas Tertimbun Saat Gali Fondasi Rumah

Robby Bernardi - detikJateng
Selasa, 06 Okt 2026 17:22 WIB
Dua warga Watukumpul, Pemalang tewas tertimbun tanah yang sedang digali untuk pondasi rumah.
Dua warga Watukumpul, Pemalang tewas tertimbun tanah yang sedang digali untuk pondasi rumah. Foto: Dokumen Camat Watukumpul, Kabupaten Pemalang.
Pemalang -

Dua warga Dusun Klesem, Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, tewas setelah tertimbun tanah. Mereka tertimbun tanah yang digali untuk fondasi rumah.

"Iya, ini saya di lokasi dengan Pak Kapolsek dan Pak Danramil. Itu tertimbun galian fondasi rumah, dua warga meninggal," kata Camat Watukumpul, Arif Rahman Hakim, saat dihubungi detikJateng, Selasa (6/10/2026) melalui pesan singkatnya.

Kedua korban masing-masing bernama Tamrin (39) dan Ahmad Munir (43). Keduanya merupakan warga RT 04 RW 02, Dusun Klesem, Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul. Keduanya kemudian dimakamkan pihak keluarga setelah berhasil dievakuasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah dimakamkan barusan, setelah nunggu olah TKP oleh Polres," tambah Arief Rahman Hakim.

ADVERTISEMENT

Dikatakan Arif Rahman, peristiwa tersebut terjadi Selasa (6/10) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat kejadian, kedua korban bersama tiga pekerja lainnya tengah melakukan pekerjaan penggalian tanah untuk fondasi rumah.

Pekerjaan penggalian telah dilakukan sejak Senin (5/10) oleh lima orang, dua di antaranya korban yang meninggal. Pekerjaan itu kemudian dilanjutkan kembali pada Selasa (6/10) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Masih menurut Arif, galian itu memiliki kedalaman sekitar 4 meter, dengan kondisi tebing galian sekitar 1,5 meter. Pada saat pekerjaan berlangsung, terjadi pergerakan tanah yang kemudian mengakibatkan longsoran dari bagian atas galian dan menimbun pekerja yang berada di dalam galian.

"Saat proses penggalian berlangsung, posisi Tamrin dan Ahmad Munir berada bersebelahan di dalam galian. Tebing tanah di lokasi memiliki ketinggian sekitar 1,5 meter dengan kedalaman galian mencapai sekitar 4 meter," ungkapnya.

"Pada pukul 10.30 WIB terjadi pergerakan tanah yang menyebabkan tanah di atasnya longsor menutupi kedua korban," jelasnya

Akibat kejadian tersebut, Tamrin dan Ahmad Munir meninggal dunia. Warga bersama tim gabungan bekerjasama untuk melakukan evakuasi.

"Proses evakuasi mengalami kendala karena kondisi medan dan lokasi galian yang cukup sulit, serta adanya material tanah yang menimbun korban sehingga diperlukan kehati-hatian dan dukungan peralatan yang memadai dalam proses evakuasi," ungkapnya.



(alg/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads