2 Kader NasDem di Semarang Mundur, Terkait Deklarasi Anies Capres?

2 Kader NasDem di Semarang Mundur, Terkait Deklarasi Anies Capres?

Afzal Nur Iman - detikJateng
Rabu, 05 Okt 2022 21:26 WIB
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPW Partai NasDem, Ali Mansyur HD
HD Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPW Partai NasDem, Ali Mansyur HD. Foto: dok. Ali Mansyur
Semarang -

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPW Partai NasDem, Ali Mansyur HD, menyebut ada dua kadernya yang menyatakan mundur belum lama ini. Namun dia membantah bahwa mundurnya dua kader itu terkait deklarasi pencapresan Anies Baswedan oleh Partai Nasdem.

Menurutnya, dua kader itu sudah mundur sebelum Anies dideklarasikan sebagai capres.

"Bukan (karena deklarasi Anies Capres), itu hanya framing saja, framing ya," katanya Ali Mansyur saat dihubungi, Rabu (5/10/2022).


Kedua kader yang dimaksud adalah Syafigh Pahlevi Lontoh dan Hanandityo Narendro. Masing-masing adalah Ketua dan Sekretaris Garda Pemuda DPD NasDem Kota Semarang.

Untuk diketahui, beredar kabar bahwa keduanya mengundurkan diri usai Partai NasDem mengusung Anies sebagai capres.

"Saya cek, saya cari datanya, baik secara resmi di struktural partai maupun di NasDem digital, NasDem digital itu data keanggotaan KTA secara nasional, dua nama tersebut itu sebenarnya sudah mundur pada tanggal 2 Juli 2022, kami ada datanya," kata Ali.

Selain itu, Ali juga menemukan jejak digital di mana Syafigh mengumumkan pengunduran dirinya dari NasDem.

"Kami menerima siapa pun yang mau bergabung dan yang mau keluar juga tidak kita tidak halang-halangi kita menghargai pilihan-pilihan politik seseorang," jelasnya.

Hingga saat ini, Ali juga tidak melihat adanya potensi kader yang bakal meninggalkan NasDem setelah mendeklarasikan Anies sebagai capres. Namun, dalam waktu dekat DPW NasDem Jateng akan mengadakan pertemuan dengan DPD se-Jateng untuk menjelaskan terkait keputusan partai.

"Menjelaskan perkembangan-perkembangan terkini, politik kan dinamis, artinya kenapa kok menjadi dimajukan, kenapa kok dari tiga nama dipilih Pak Anies, dan macam-macam. Itu kan perlu reasoning yang saya kira terkadang kan ada juga pengurus di level-level grasroot belum tahu," kata Ali.

Alasan 2 Kader Keluar

Ali menyebut alasan dua kader itu keluar merupakan masalah personal. Dia juga mengirim tangkapan layar saat Syafigh mengumumkan dirinya keluar dari NasDem tertanggal 3 Juli 2022.

Di situ tertulis alasan Syafigh mundur karena soal prinsip politik. "Tidak lagi sesuai hati nurani dan lebih baik mengundurkan diri", tertulis dalam tangkapan layar itu.

Syafigh mundur karena keputusan Rakernas NasDem yang dianggapnya memberi ruang kepada kandidat yang dianggap sering membawa politik identitas. Namun, ia tak menyebut nama kandidat tersebut.

"Satu hal ada yang bertentangan dengan jiwa saya bahwa ada kandidat yang notabene sering membawa politik identitas, kenapa harus diberi ruang?" sebagaimana tertulis dalam tangkapan layar yang dikirimkan Ali.



Simak Video "Setengah Jam Pertemuan Anies-Surya Paloh Langsung Jadi Capres"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/ahr)