Bupati Minta Warga Foto PNS Klaten yang Buang Sampah Sembarangan

Bupati Minta Warga Foto PNS Klaten yang Buang Sampah Sembarangan

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Selasa, 04 Okt 2022 13:36 WIB
Apel siaga bencana BPBD Pemkab Klaten.
Apel siaga bencana BPBD Pemkab Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng.
Klaten -

BPBD Klaten menggelar apel siaga menghadapi bencana alam hidrometeorologi tahun 2022. Pada kesempatan itu Bupati Klaten Sri Mulyani meminta emak - emak tak membuang sampah ke sungai.

"Saya mengimbau terutama emak-emak, ibu rumah tangga untuk membuang sampah pada tempatnya. Jangan dibuang di sungai karena akan menimbulkan sebuah bencana," ungkap Bupati Klaten Sri Mulyani kepada wartawan usai apel di halaman pendapa Pemkab Klaten, Selasa (4/10/2022) siang.

Mulyani menjelaskan apel siaga itu untuk menghadapi kemungkinan bencana alam karena saat ini masuk musim hujan. Apalagi Klaten menjadi wilayah rawan bencana.


"Klaten termasuk daerah rawan bencana tapi Klaten juga membanggakan karena mempunyai potensi relawan cukup besar yang tidak ditemukan di setiap wilayah lain di Indonesia. Itu yang kita jaga dan syukuri, bencana itu kehendak Allah tapi kita harus siap siaga," papar Mulyani.

Dikatakan Mulyani, wilayah Klaten juga punya sungai cukup besar. Meskipun ada relawan sungai tapi kerepotan menghadapi sampah rumah tangga masyarakat.

"Repot menghadapi sampah terutama rumah tangga. Tinggal menunggu waktu saja kalau emak-emak tidak mau disiplin membuang sampah pada tempatnya," imbuh Mulyani.

Tidak hanya emak-emak, tambah Mulyani, semua warga termasuk perusahaan juga harus membuang sampah pada tempatnya. Jika ada ASN yang buang sampah sembarang juga akan diberi sanksi.

"Foto aja, kirimkan saya. Nanti sanksi dari saya, sanksinya jelas ada," imbuh Mulyani.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Klaten, Sri Winoto kepada wartawan mengatakan Apel Bulan PRB 2022 diikuti jajaran TNI / Polri, SAR Polres Klaten, SAR Kabupaten Klaten, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten. Juga diikuti relawan dari Nahdlatul Ulama (NU) dan relawan dari Muhammadiyah Klaten serta relawan lainnya.

"Tujuan apel bulan PRB agar masyarakat selalu siaga dan waspada bahwa saat ini Kabupaten Klaten sudah memasuki musim penghujan. Dengan curah hujan yang tinggi maka para pemangku kepentingan dan relawan agar selalu siaga, untuk mengantisipasi dampak bencana alam yang mungkin timbul seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan bencana alam lainnya," papar Winoto.

Apel Bulan PRB 2022 itu ditandai dengan penyerahan alat kerja berupa sekop, rompi dan sepatu boot kepada perwakilan relawan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani. Bupati dan para pejabat melakukan pengecekan peralatan siaga bencana yang disiapkan BPBD Klaten, Polres Klaten dan para relawan baik dari SAR, PMI Klaten dan peralatan dari relawan kecamatan yang disiagakan.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/sip)