Kena Patok Tol Jogja-Bawen, SDN Mejing 2 Magelang Terancam Direlokasi

Eko Susanto - detikJateng
Kamis, 29 Sep 2022 17:24 WIB
Patok projek tol Jogja-Bawen di SDN Mejing 2, Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Kamis (29/9/2022).
Patok projek tol Jogja-Bawen di SDN Mejing 2, Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Kamis (29/9/2022). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Gedung SDN Mejing 2 di Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, terdampak proyek jalan Tol Jogja-Bawen. Pemasangan patok untuk proyek tersebut salah satunya persis di depan ruang kelas 2 SDN Mejing 2.

Patok bercat merah itu juga dipasang di persawahan samping gedung sekolah tersebut. "Sepengetahuan saya, untuk pemasangan patoknya yang pertama itu yang masang nggak kulo nuwun (permisi)," kata Kepala SDN Mejing 2, Zumrotul Fitriyah saat ditemui di sekolahnya, Kamis (29/9/2022).

"Dateng-dateng masuk ke gerbang, masang patok, selesai," imbuh Zumrotul.


Menurutnya, saat patok itu dipasang yang ada hanya penjaga sekolah. Dia menyesalkan pemasang patok juga tidak meminta izin.

Pihak sekolah sudah menanyakan kepada camat maupun pemerintah desa terkait adanya pemasangan patok tersebut.

"Ini aset negara, terus nanti proses penghapusan ke dinas itu bagaimana. Kami sempat bertemu dengan Bapak Camat. Kata Pak Camat, relokasi," ujar dia.

Soal pemasangan patok tersebut, sekolah juga pernah menanyakan kepada pihak pemerintah desa. Diperoleh jawaban jika nantinya yang direlokasi sebatas patok saja.

Patok projek tol Jogja-Bawen di SDN Mejing 2, Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Kamis (29/9/2022).Patok proyek tol Jogja-Bawen di SDN Mejing 2, Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Kamis (29/9/2022). Foto: Eko Susanto/detikJateng


"(Kata perangkat desa) Yang digusur (relokasi) hanya sebatas patok saja, kemudian ini sekolah akan dihadapkan ke timur. Di timur itu ada sawah, katanya mau dibeli balai desa. Itu penjelasan salah satu pegawai balai desa," katanya.

"Patoknya sudah lama, tapi lupa kapannya, yang jelas waktu itu saya tidak ada di sini. Terus difoto sama penjaga, dikirim ke saya. Saya lapor ke UPT di tingkat kecamatan, tapi belum ditindaklanjuti dan belum ada perintah langsung kepada kami," ujar dia.

Zumrotul berharap sekolah itu jangan sampai dihapus. Sebab sekolahnya merupakan salah satu sekolah yang memiliki banyak murid.

"Harapan saya, status sekolah ini, sekolah yang gemuk dan banyak muridnya. Kalau bisa ya tidak dihapus, tetap minta dibangunkan lagi," harap dia.

"Kalau memang di sini itu bising (nantinya), ya kami minta mohon dipindahkan ke tempat yang layak untuk belajar. Untuk yang senyaman ini pun kami merasa belum berhasil, jadi kalau bising ya kalau bisa diusahakan untuk relokasi," sambung Zumrotul.

Ditemui terpisah, Kepala Desa Mejing, Muntowiyah mengatakan soal SDN Mejing 2 nantinya akan dirapatkan bersama dengan BPD, perangkat desa, dan tokoh-tokoh masyarakat.

"Mungkin (gedungnya) bisa geser ke belakang karena itu lahannya masih banyak yang belakang, masih punya bengkok. Itu yang kena cuma musala," kata Muntowiyah.

Dia menambahkan, di Desa Mejing ada 122 bidang yang terdampak proyek jalan Tol Jogja-Bawen.



Simak Video "Kisah Eks Kades di Magelang Hibahkan 4 Ha Lahan Buat Warga Terdampak Tol"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/ams)