Viral Gerobak Penjual Nasgor Jadi Korban Tabrak Lari, Begini Faktanya

Eko Susanto - detikJateng
Jumat, 23 Sep 2022 14:11 WIB
Tangkapan layar gerobak ditabrak motor.
Tangkapan layar gerobak ditabrak motor. Foto: Tangkapan layar.
Magelang -

Video gerobak penjual nasi goreng di Kota Magelang menjadi korban tabrak lari pengendara sepeda motor viral di media sosial. Kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Magelang Kota.

Video itu salah satunya diunggah di akun instagram @magelang_raya, kemarin. Berikut keterangan video tersebut:

'Tabrak lari..Shoping, Tgl 17 September 2022 jam 02.00

Gerobak penjual nasi goreng+sate tongseng di kuliner sejuta bunga. Warung makan rahayu tertabrak motor di Tugu Adipura Shoping Magelang

Bukanya minta maaf atau bagemana..
Pengemudi motor malah kabur ke arah Pasar'.


Hingga Jumat (23/9) pukul 13.00 WIB, video itu sudah ditonton 50 ribu netizen dan mendapat seratusan komentar.

Ditemui di rumahnya Magersari, Kota Magelang, Jumat (23/9/2022), penjual nasi goreng bernama Rahayu Sugiyarti (50) itu membenarkan kejadian yang terekam dalam video tersebut.

Rahayu mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/9) sekitar pukul 02.15 WIB. "Gerobak didorong Pak Ompong dari Kuliner Sejuta Bunga mau pulang. Ketika itu, sing nubruk (yang menabrak) dari arah RSU (melawan arus) langsung nenggel (nabrak), orangnya melarikan diri," kata Rahayu.

Pengendara tersebut, kata Rahayu, naik motor matik. Keduanya memakai pakaian warna hitam.

Gerobak yang rusak karena ditabrak pengendara sepeda motor.Gerobak yang rusak karena ditabrak pengendara sepeda motor. Foto: Eko Susanto/detikJateng


"Motor lawan arus. Pak Ompong, tangannya lecet kena gerobak, orang langsung lari (naik) matik. Saya ke Dinas Perhubungan minta di zoom biar ketok (kelihatan plat nomornya), ternyata nggak bisa karena ada lampu menyala membuat silau," tuturnya.

Suami Rahayu, Tukijo (65) telah melapor ke Unit Gakkum di Jalan Ikhlas Kota Magelang dan diteruskan ke Satlantas Polres Magelang.

"Sudah lapor polisi. Kami dikirim gambar (video), kok nggak kelihatan (plat nomornya)," kata dia.

Akibat tabrak lari itu gerobaknya rusak. Barang-barang di gerobak seperti minyak goreng, saus dan kecap tumpah. Anglo dan telur sekitar 7 kg pecah.

Rahayu berharap, orang yang menabrak gerobaknya mau bertanggung jawab. Sebab, gerobak itu menjadi sumber pendapatannya.

"Saya minta biar tanggung jawab, mohon maaf gitu aja. Ini sudah 6 hari nggak berjualan, dari Sabtu sampai Kamis," ujarnya.

Rahayu bersama suami dan anaknya berjualan di Kuliner Sejuta Bunga tiap pukul 17.00-00.00 WIB. "Sekarang nggak kayak dulu, cuman untung sedikit," kata Rahayu.

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Lantas Polres Magelang Kota AKP Supriyanto mengatakan kejadian itu masih dalam penyelidikan.

"Sudah dilidik anggota. Dilidik dulu dengan CCTV," kata Supriyanto lewat pesan singkat.



Simak Video "Innova di Malang Jadi Bulan-bulanan Massa, Ternyata Terlibat Tabrak Lari"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/apl)