Pasar Johar Rampung Diperbaiki, Pedagang Relokasi di MAJT Diminta Pindah

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Kamis, 18 Agu 2022 14:09 WIB
Satpol PP Kota Semarang melepas papan nama Relokasi Pasar Johar di kawasan lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kamis (18/8/2022).
Satpol PP Kota Semarang melepas papan nama Relokasi Pasar Johar di kawasan lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kamis (18/8/2022). Foto: Istimewa
Semarang -

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang melepas papan nama Relokasi Pasar Johar di kawasan lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Satpol PP berharap pedagang segera pindah ke bangunan Pasar Johar di Jalan Ki Narto Sabdo yang sudah diperbaiki.

Papan nama besar itu ada di pinggir Jalan Soekarno Hatta sebagai penanda masuk kawasan MAJT yang jadi relokasi pedagang setelah Pasar Johar terbakar 2015 lalu.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan kawasan Pasar Johar sudah direnovasi sehingga sudah tidak ada relokasi dan pedagang bisa kembali ke Pasar Johar.


"Pasar Johar baru sudah ada, ini kan tempat relokasi, sehingga kami lepas," kata Fajar di lokasi, Kamis (18/8/2022).

Ia menyebut baru-baru ini pedagang yang masih menetap di lokasi relokasi mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kota Semarang. Dalam pertemuan itu juga dibicarakan untuk lokasi-lokasi para pedagang di kawasan Pasar Johar.

"Contoh, jadi grosir buah siap pindah awal September di kawasan klitikan," ujar Fajar.

Terkait pedagang yang masih enggan pindah, Fajar menegaskan pihaknya bisa melakukan tindakan penegakan Perda. Namun jika memang akan dibuka pasar, maka pemilik lahan dalam hal ini pihak MAJT bisa mengajukan izin.

"Kami penegakan Perda. Kalau dari pengurus MAJT mau dirikan Pasar MAJT terserah. Pedagang tinggal pilih. Kita tidak bicara pasar relokasi lagi," tegasnya.

Sementara itu Fajar juga menegaskan pihaknya akan lakukan tindakan terhadap pasar liar yang mengganggu ketertiban. Pagi tadi Satpol PP juga menertibkan pasar liar di wilayah Genuk.

"Di Genuk sudah disepakati pedagang pasar liar yang datang pagi jam 00.00 WIB saya beri waktu jam 07.00 sudah bersih. Warga mengeluh. Karena jalan arah pasar rapet pedagang," kata Fajar.

Untuk diketahui, lahan di belakang Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) digunakan untuk relokasi pedagang Pasar Johar karena musibah kebakaran 2015 lalu. Kemudian Pasar Johar yang merupakan cagar budaya dan juga kawasan sekitarnya sudah rampung diperbaiki dan ditata. Pedagang pun diminta kembali ke bangunan itu.

Sementara itu dari pantauan detikJateng di lahan milik MAJT itu, sejumlah lapak pedagang masih buka seperti buah-buahan. Namun banyak juga lapak yang sudah dibereskan karena pedagang pindah ke Pasar Johar di Jalan Ki Narto Sabdo.



Simak Video "Penampakan Sisa Kebakaran di Pasar Johar Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/aku)