Jalan Ungaran-Mranggen yang Longsor 6 Bulan Lalu Kini Ditutup Permanen

Ria Aldila Putri - detikJateng
Selasa, 16 Agu 2022 16:41 WIB
Jalan alternatif Ungaran-Mranggen, Dusun Bandungan, Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang terdampak longsor akhirnya ditutup permanen, Selasa (16/8/2022).
Jalan alternatif Ungaran-Mranggen, Dusun Bandungan, Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang terdampak longsor akhirnya ditutup permanen, Selasa (16/8/2022). Foto: Ria Aldila Putri/detikJateng
Kabupaten Semarang -

Pemerintah Kabupaten Semarang resmi menutup total akses jalan Arjuna yang terdampak longsor. Dulunya jalan ini merupakan jalan alternatif Ungaran-Mranggen di wilayah Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Anung Budi Herwanto menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Semarang melakukan penutupan jalan secara permanen demi keselamatan pengguna jalan.

"Iya betul jalur longsor di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Ungaran Timur ditutup secara permanen, ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan," kata Anung ketika dihubungi detikJateng melalui pesan singkat, Selasa (16/8/2022).


Anung juga menjelaskan pengalihan jalur alternatif lain telah disediakan sehingga masyarakat tetap dapat mengakses jalan yang aman.

"Jika warga dari Ungaran ingin ke Mranggen bisa melalui Kajangan, Kalongan, lalu Glepung," ungkapnya.

Jalan alternatif Ungaran-Mranggen, Dusun Bandungan, Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang terdampak longsor akhirnya ditutup permanen, Selasa (16/8/2022).Jalan alternatif Ungaran-Mranggen, Dusun Bandungan, Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang terdampak longsor akhirnya ditutup permanen, Selasa (16/8/2022). Foto: Ria Aldila Putri/detikJateng

Dari pantauan detikJateng di lokasi, terlihat portal permanen yang terbuat dari besi setinggi kurang lebih 75 cm di tanam sebagai penghalang. Hal itu ternyata direspons baik oleh warga sekitar Jalan Arjuna yang terdampak longsor.

"Alhamdulillah sudah diportal permanen sekarang jadi tidak ada pengguna jalan yang nekat menerobos," kata Iman (52) warga Dusun Bandungan.

Sementara itu, Inayah (22) warga Mranggen, Demak, mengaku dirinya baru tahu jika ada longsoran di jalur alternatif ini.

"Ini kan tadi lewat niatnya lewat jalan ini ya soalnya awal tahun pernah sekali lewat sini masih bisa dilewati ya ternyata sekarang ada longsoran, untung ada jalan lain ya jadi bisa tetap lewat jalur sekitar sini. Jadi aman nggak perlu jauh-jauh muternya," katanya.

Jalan alternatif Ungaran-Mranggen, Dusun Bandungan, Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang terdampak longsor akhirnya ditutup permanen, Selasa (16/8/2022).Jalan alternatif Ungaran-Mranggen, Dusun Bandungan, Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang terdampak longsor akhirnya ditutup permanen, Selasa (16/8/2022). Foto: Ria Aldila Putri/detikJateng

Diberitakan sebelumnya, jalur penghubung antara Mranggen dan Ungaran itu longsor sejak bulan Februari 2022 lalu. Kondisinya makin parah karena jalan yang terdampak longsor makin lebar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang Totit Oktoriyanto mengatakan pemerintah akan menutup Jalan Arjuna yang terdampak longsor itu. Selanjutnya arus lalu lintas akan dialihkan ke Jalan Bima.

"Betul (Jalan Arjuna ditutup), tahun 2023 diusulkan pengalihan jalur ke Jalan Bima dan Jalan Bima akan dilebarkan lagi," kata Totit saat dihubungi, Rabu (10/8).



Simak Video "Penampakan Jalan Grobogan Rusak Parah, Bikin 'Hujan Debu'"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/sip)