Lapur Lur

Longsor 6 Bulan Lalu, Jalan Ungaran-Mranggen Tak Kunjung Diperbaiki

Ria Aldila Putri - detikJateng
Rabu, 10 Agu 2022 18:59 WIB
Jalan alternatif Ungaran-Mranggen di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, longsor sejak Februari 2022 hingga kini belum diperbaiki. Foto diambil Rabu (10/8/2022).
Jalan alternatif Ungaran-Mranggen di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, longsor sejak Februari 2022 hingga kini belum diperbaiki. Foto diambil Rabu (10/8/2022). Foto: Ria Aldila Putri/detikJateng
Kab Semarang -

Jalan Arjuna, jalan yang dulunya sebagai alternatif Ungaran-Mranggen di wilayah Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, longsor sejak Februari 2022. Saat ini kondisinya makin amblas karena makin longsor ke jurang.

Dari pantauan detikJateng pada Rabu (10/8/2022), kini jalan aspal selebar lima meter itu tergerus longsor dan memakan lebih dari setengah lebar jalan dan menyisakan jalan selebar sekitar satu meter. Longsoran ini menyebabkan keretakan bahkan amblas jalan sepanjang hingga 50 meter. Di bagian paling parah ketimpangan beda tinggi jalan mencapai sekitar dua meter.

Warga daerah setempat menyebutkan bahwa daerah ini sudah sering terjadi tanah amblas maupun longsor, namun di bagian tebing pinggir jalan ini yang paling parah.


"Sebenarnya kejadian longsor itu dari dulu, tapi paling parah ya dua tahun terakhir, kalau longsor kan emang dari tanah yang di bawah sana kan tanah gerak, jadi ini kan jalannya dekat tebing ya parahnya ikut longsor," tutur salah seorang warga Kajangan, Sumiarti, saat dimintai keterangan, Rabu (10/8).

Akibat longsor ini jalan sudah tidak aman lagi untuk dilalui. Sebagai bentuk peringatan, pemerintah desa dan masyarakat memasang penghalang jalan berupa kayu dan pagar jalan. Namun masih saja ada kendaraan yang nekat untuk melintasi jalan tersebut.

"Jadi tahun ini yang paling parah itu pas bulan Februari itu, tanggal 19 Februari itu tanah di tebing turun semua," kata warga Dusun Bandungan, Warno (34).

Jalan alternatif Ungaran-Mranggen di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, longsor sejak Februari 2022 hingga kini belum diperbaiki. Foto diambil Rabu (10/8/2022).Jalan alternatif Ungaran-Mranggen di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, longsor sejak Februari 2022 hingga kini belum diperbaiki. Foto diambil Rabu (10/8/2022). Foto: Ria Aldila Putri/detikJateng

Warno juga mengatakan sempat ada beberapa kali kejadian mobil terperosok karena nekat melaju dan berusaha menghindari longsoran. Hal itu karena pengendara yang tidak mengindahkan rambu-rambu jalan.

"Di sini sudah sering ya, mobil terperosok bannya nyangkut, nah itu sebenarnya kalau menurut saya itu bukan salah Pemdesnya ya tapi salah sopirnya kenapa ngeyel terus lewat saja padahal sudah dikasih palang walau dulu paling cuma 3/4-nya, tapi kan sudah dipalang masih saja nekat nerobos," imbuhnya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...