SD di Brebes Ini Langganan Banjir Rob, Kepsek: Tak Pernah Gelar Upacara

Imam Suripto - detikJateng
Kamis, 11 Agu 2022 17:58 WIB
Penggalangan dana alumni SDN Randusanga Wetan 01,  Brebes, Kamis (11/8/2022).
Penggalangan dana alumni SDN Randusanga Wetan 01, Brebes, Kamis (11/8/2022). Foto: Imam Suripto/detikJateng
Brebes -

SD Negeri (SDN) Randusanga Wetan 01, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tidak pernah menggelar upacara bendera di halaman sekolah gegara tergenang banjir rob. Kondisi itu disebut berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.

"Saya ini baru di sini. Tapi dari pengakuan guru yang sudah lama, sekolah ini memang tidak pernah menggelar upacara karena halamannya becek akibat rob," kata Kepala SDN Randusanga Wetan 01, Samsudin, Kamis (11/8/2022).

Banjir rob yang terjadi juga berdampak pada proses belajar siswa, mulai dari kelas I hingga kelas VI. Air rob kadang masuk ke ruang kelas dan mengganggu proses pembelajaran.


Pihak sekolah juga sudah membuat tanggul di depan pintu masing-masing ruang kelas untuk meminimalisir masuknya air laut.

"Kemarin dari Dinas Pendidikan sudah ke sini setelah kami mengajukan proposal bantuan. Tapi sampai sekarang belum terealisasi dan belum ada tindak lanjutnya," ungkapnya.

Informasi yang diperoleh, setiap hari wilayah setempat memang kerap tergenang rob. Peristiwa rob yang merendam ruang kelas terjadi pekan lalu. Sedangkan siang tadi, rob menggenang di halaman sekolah.

Alumni Galang Dana

Sementara itu sejumlah alumni SDN Randusanga Wetan 01 menggalang dana bantuan dengan cara cegatan atau genjrengan di jalan. Aksi ini dilakukan karena merasa miris melihat SDN Randusanga Wetan 01 kerap terendam rob sehingga mengganggu kegiatan siswa.

Salah seorang alumni, Iswanto mengatakan para alumni merasa prihatin dengan kondisi bekas sekolahnya yang selalu terendam banjir dan terlihat kumuh. Akibat rob itu, sekolahan sering terendam. Bahkan kata Iswanto, sudah tiga tahun sekolah ini tidak pernah menggelar upacara karena halamannya selalu becek karena rob.

"Yang paling membuat miris, sekolah ini hampir tiga tahun tidak pernah mengadakan upacara bendera. Setiap hari rob dan halaman becek jadi tidak pernah dipakai upacara atau bermain siswa," terangnya di sela kegiatan cegatan, Kamis (11/8).

Selengkapnya di halaman selanjutnya...