Heboh Air Sungai di Banjarnegara Mendadak Berwarna Putih Susu, Ini Faktanya

Uje Hartono - detikJateng
Rabu, 10 Agu 2022 15:57 WIB
Banjarnegara -

Kali Sapi di Desa Kaliajir, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara viral di media sosial. Pasalnya air sungai mendadak berubah warna menjadi putih bak air susu.

Aliran sungai yang berwarna putih ini sempat diabadikan warga dan kemudian viral di Instagram. Video yang diunggah akun @banjarnegaraterkini ini sudah mendapat respons lebih dari 1.500 warganet.

Dua video yang diunggah memperlihatkan air di sepanjang sungai berwarna putih pekat. Saat detikJateng mendatangi sungai tersebut, warga membenarkan jika air Kali Sapi atau Sungai Sapi kerap berubah warna menjadi putih.


"Iya benar, airnya (di Kali Sapi) jadi berwarna putih," ujar salah seorang warga Desa Kaliajir, Kuwati saat ditemui di rumahnya, Rabu (10/8/2022).

Padahal warga kerap memanfaatkan air sungai tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Mulai dari mandi hingga mencuci, mengingat wilayah Desa Kaliajir merupakan desa rawan kekeringan saat musim kemarau.

"Kalau tidak keruh seperti ini biasanya sungai ini untuk mandi dan mencuci pakaian. Dibikin sumur-sumur kecil. Tapi sekarang kondisinya seperti ini jadi tidak berani memanfaatkan airnya lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dusun II Desa Kaliajir Purwanto juga membenarkan aliran air di Kali Sapi kerap berubah warna menjadi putih pekat. Biasanya, air berubah warna saat pagi hari.

"Dulu air sungainya jernih, sekarang kondisi seperti ini. Kita bisa lihat sendiri. Biasanya air berubah warna itu saat pagi hari," terangnya.

Warga menunjukkan kondisi air Sungai Sapi Banjarnegara yang diduga tercemar, Rabu (10/8/2022).Warga menunjukkan kondisi air Sungai Sapi Banjarnegara yang diduga tercemar, Rabu (10/8/2022). Foto: Uje Hartono/detikJateng

Ia mengaku sudah banyak menerima keluhan warga. Mengingat banyak warga melakukan aktivitas di sungai terutama saat musim kemarau.

"Wilayah ini (Desa Kaliajir) ini sering kekeringan saat musim kemarau. Bahkan tahun-tahun sebelumnya untuk kebutuhan air bersih didroping dari BPBD," kata dia.

Purwanto menduga penyebab keruhnya air sungai lantaran adanya pengolahan pasir putih di bagian atas sungai. Warga berharap limbah pengolahan pasir putih tidak mencemari lingkungan sungai.

"Air sungai menjadi putih ini karena ada pengolahan pasir putih di atas. Sebenarnya warga tidak menuntut pengolahan pasir itu ditutup hanya harus memperhatikan lingkungan. Biar sama-sama enak," ungkapnya.

Selain Desa Kaliajir, ia menyebut putihnya air di Sungai Sapi ini mengalir di 4 desa lainnya. Yakni Desa Petir, Pucung Bedug, Karanganyar, dan Merden.

"Selain Desa Kaliajir, ada 4 desa lainnya yang terdampak. Jadi jumlah keseluruhan ada lima desa yang terdampak," ungkapnya.

Warga menunjukkan kondisi air Sungai Sapi Banjarnegara yang diduga tercemar, Rabu (10/8/2022).Warga menunjukkan kondisi air Sungai Sapi Banjarnegara yang diduga tercemar, Rabu (10/8/2022). Foto: Uje Hartono/detikJateng
(aku/apl)