Bocah 7 Tahun di Magelang Meninggal Positif COVID-19

Eko Susanto - detikJateng
Senin, 08 Agu 2022 19:34 WIB
Corona Virus test report Stock Image, Test tube
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Richard Maguluko
Magelang -

Seorang anak perempuan berusia 7 tahun warga Kota Magelang, Jawa Tengah, meninggal dunia positif COVID-19. Sebelum meninggal, anak itu sempat dirawat selama 10 hari.

Plt Kepala Dinas Kota Magelang dr Istikomah saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya seorang pasien COVID-19 berusia 7 tahun yang meninggal dunia. Pasien tersebut meninggal dunia di RSUD Tidar Kota Magelang dan langsung dimakamkan dengan protokol kesehatan, Minggu (7/8) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Memang ada satu anak usia 7 tahun (meninggal). Yang sudah dirawat selama 10 hari," kata Istikomah saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/8/2022).


Istikomah menyebutkan pasien tersebut berdasarkan hasil tes PCR positif COVID-19. Selain itu yang bersangkutan juga memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Plt Kepala Dinas Kota Magelang dr Istikomah, Senin (8/8/2022).Plt Kepala Dinas Kota Magelang dr Istikomah, Senin (8/8/2022). Foto: Eko Susanto/detikJateng

"Yang bersangkutan dirawat sejak 28 Juli 2022, tapi kondisi kurang baik ditambah komorbid. Saat masuk (dirawat di rumah sakit) ada proses skrining dari pemeriksaan penunjang memang positif COVID-19," ujarnya.

Sementara itu untuk kasus COVID-19 di Kota Magelang saat ini, katanya, kasus aktif tercatat 11 dan ada tambahan 1 kasus baru. Rinciannya, 2 pasien dirawat di rumah sakit, 8 isolasi di rumah, dan satu pasien luar Jateng.

"Kasus meninggal dengan tambahan satu ini jadi 329 orang," imbuhnya.

Terpisah, Lurah tempat tinggal anak, Faturokhman Eka Nugraha, mengatakan keluarga pasien telah dilakukan tracing dan hasilnya negatif semua.

"Alhamdulillah tracing (keluarganya) negatif semua. Anak tersebut masuk RSUD Tidar awal keluhannya sesak napas, batuk, tapi tidak mengeluarkan dahak," ujarnya saat ditemui.



Simak Video "Wisata Negeri Kayangan Magelang Suguhkan Keindahan Kabut dan Gunung"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ahr)