Pos Polisi Tugu Adipura Klaten Ditutup Spanduk, Ini Alasannya

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Jumat, 29 Jul 2022 11:50 WIB
Pos polisi Tugu Adipura, Jalan Pemuda, Klaten, ditutup spanduk, Jumat (29/7/2022).
Pos polisi Tugu Adipura, Jalan Pemuda, Klaten, ditutup spanduk, Jumat (29/7/2022). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Pemandangan di pos polisi depan Tugu Adipura Klaten Kota, Klaten, Jawa Tengah, bikin kaget. Kondisi bangunan pos polisi tersebut tampak terbungkus spanduk.

Pantauan detikJateng di lokasi, pos polisi yang biasanya digunakan polisi lalu lintas ngepos itu terbungkus spanduk plastik warna biru. Spanduk bergambar pepohonan hutan dengan tulisan Memperingati Hari Jadi 218 Kabupaten Klaten dan HUT RI ke 77.

Pos tersebut tidak lagi terlihat sebagai pos polisi. Dari kejauhan terlihat bentuk kotak menyerupai kubus di tepi jalan.


Saat didekati dan dilihat kondisi di dalam pos suasana amburadul. Teronggok spanduk dan pecahan kaca di dalamnya.

Juru parkir di lokasi, Siswanto, mengatakan penutupan pos polisi itu sudah sejak Kamis (28/7) pagi.

"Ditutup sejak kemarin, tapi sudah tidak ada polisinya beberapa hari terakhir. Untuk apa ditutup saya tidak tahu," ucap Siswanto kepada detikJateng di lokasi, Jumat (29/7/2022)

Pos polisi itu, sebut Siswanto, sudah ada sejak lama. Tak jauh dari lokasi pos yang terbungkus itu ada pos polisi lain di sisi barat.

"Di depan RSUP Tegalyoso juga ada pos, dari sini ke barat tidak jauh. Tapi di sini hanya kadang-kadang digunakan," ujarnya.

Pos polisi Tugu Adipura, Jalan Pemuda, Klaten, ditutup spanduk, Jumat (29/7/2022).Pos polisi Tugu Adipura, Jalan Pemuda, Klaten, ditutup spanduk, Jumat (29/7/2022). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

Sementara itu Kabid Trantibum Satpol PP Pemkab Klaten Edi Eka Suyatna mengatakan penutupan pos polisi dilakukan sejak sehari lalu. Namun bukan Satpol PP yang menutup.

"Ditutup hari Kamis setahu saya tapi bukan oleh Satpol PP. Kita tidak tahu yang menutupi, mungkin Dinas lainnya," ujar Edi di lokasi.

Diwawancarai terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Klaten Supriyono menjelaskan penutupan pos polisi itu dilakukan oleh Pemkab Klaten. Pos tersebut rencananya akan dibongkar dan dibangun trotoar.

"Pos ditutup karena hasil koordinasi rencananya akan dibangun trotoar atau terusan taman. Sebab di depan RS Tegalyoso sudah ada pos, jaraknya tidak jauh," jelas Supriyono saat dihubungi.

Sementara itu, keterangan berbeda diungkapkan Kaur Bin Opa Sat Lantas Polres Klaten Ipda Badi. Menurut Badi pos ditutup karena akan direnovasi.

"Ditutup karena akan direnovasi. Itu kan kacanya pecah," kata Badi saat dihubungi detikJateng.



Simak Video "Detik-detik Pos Polisi Pejompongan Dibakar Massa!"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/sip)