Dipakai Konser Tulus, Venue ASEAN Para Games Pindah ke Terminal Tirtonadi

Bayu Ardi Isnanto - detikJateng
Senin, 27 Jun 2022 18:33 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikJateng)
Solo -

Venue cabang olahraga (cabor) tenis meja ASEAN Para Games XI 2022 dipindah dari De Tjolomadoe, Karanganyar ke Sport Hall Terminal Tirtonadi Solo. Hal ini dikarenakan De Tjolomadoe akan dipakai untuk konser Tulus, sehari sebelumnya.

Ketua Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (Inaspoc), Gibran Rakabuming Raka, mengatakan nantinya ada dua cabor yang akan dipertandingkan di Terminal Tirtonadi.

"Tenis meja kita pindah di Tirtonadi. Ada dua cabor di sana, judo dan tenis meja. Di De Tjolomadoe ada Tulus ternyata. Tapi kita pindah. Tenang aja," kata Gibran saat dijumpai di Balai Kota Solo, Senin (27/6/2022).



Menurutnya, tidak ada kendala yang besar terkait venue. Saat ini Gibran tengah mencari sponsor untuk sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games.

"Saya cari sponsor barang jadi, bukan fresh money. Internet pakai Telkom, broadcast nanti dibantu Pak Hari Tanoe. Besok ke Jakarta lagi, koordinasi dengan kementerian," ujar dia.

Selain itu, dia tengah menggenjot promosi kegiatan pesta olahraga difabel ASEAN tersebut. Dia berharap pelaksanaan ASEAN Para Games dapat berlangsung meriah dan menarik minat masyarakat.

"Nanti ada torch relay juga tanggal 17 Juli, warga dan atlet Indonesia, supaya masyarakat tahu kegiatan ini, sehingga bisa meriah," ungkapnya.


Sementara itu, Sekjen Inaspoc, Rima Ferdianto, mengatakan sebetulnya konser Tulus digelar 29 Juli, sementara ASEAN Para Games dibuka 30 Juli. Dengan demikian, panitia tidak cukup waktu untuk mengganti lantai untuk pertandingan tenis meja.

"Awalnya kita nggak masalah kalau selesai konser bongkar karpet lalu dipakai tanding. Ternyata bongkar karpet butuh 7 hari. Kita punya tiga pilihan tempat, tapi akhirnya kita pilih Sport Hall Terminal Tirtonadi yang paling siap dipakai," ujar Rima.

Rima mengatakan, venue ASEAN Para Games saat ini tengah direnovasi agar bisa dipakai secara optimal. Dia menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada 15 Juli 2022.


"Sekarang yang masih banyak diperbaiki itu kolam renang (di Semarang). Masalah aksesibilitasnya, seperti akses masuk untuk difabel sama jalannya masih bolong-bolong, tapi sudah proses diperbaiki," tutupnya.



Simak Video "Respons Gibran soal 22 Ribu KK Terancam Tak Bisa Nonton TV"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/aku)