Disebut PKS Ketua Inaspoc Karbitan, Gibran Tantang Balik: Gantikan Saya

Bayu Ardi Isnanto - detikJateng
Minggu, 26 Jun 2022 14:58 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tampak masih memakai masker di tengah kebijakan pelonggaran masker, Rabu (18/5/2022).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikJateng)
Solo -

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dikritik Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera karena ditunjuk sebagai Ketua Indonesia ASEAN Para Games 2022 Organizing Committee (INASPOC) 2022. Gibran menantang balik dengan menggantikan siapa pun yang ingin menggantikannya.

"Siapa yang ingin jadi ketua, datang ke Solo, gantikan saya. Nggak apa-apa, sudah tinggal jalan saja ini," kata Gibran di sela-sela kegiatannya, Minggu (26/6/2022).

Menurutnya, dirinya diminta menjadi Ketua Inaspoc ialah karena Solo menjadi tuan rumah ASEAN Para Games XI tahun 2022. Sementara waktu persiapannya sangat singkat, yakni cuma enam bulan.


"Kan tuan rumahnya di Solo. Persiapan singkat, tidak ada pelantikan, langsung kerja," ujarnya.

Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, sebelumnya juga sudah menjelaskan proses penunjukan Gibran yang sebetulnya tidak langsung dipilih presiden. Proses panjang dimulai sejak terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah ASEAN Para Games XI pada Januari lalu.

"Sebetulnya tidak ada schedule ASEAN Para Games di Indonesia. Saya minta Pak Presiden agar diselenggarakan karena sudah dua kali ASEAN Para Games tidak digelar. Pak Presiden menanggapi positif, tapi saat itu belum bicara soal Solo," kata Senny dalam jumpa pers di kantor NPC Indonesia, Solo, Jumat (24/6).

"Kita kan pernah tuan rumah Asian Para Games di Jakarta, di sana sudah tersedia peralatan, siaplah. Tapi saya ingatkan 2011 Solo jadi tuan rumah, Pak Jokowi saat itu wali kota, sukses jadi tuan rumah. Tentunya Surakarta siap melakukannya," imbuhnya.

Baru kemudian NPC berpikir menunjukan ketua yang dapat melaksanakan persiapan ASEAN Para Games XI dengan cepat. Sebab persiapan pesta olahraga difabel ASEAN ini hanya punya waktu enam bulan.

"Saya minta Mas Gibran, mudah-mudahan beliau mau jadi ujung tombak, karena ini rumah beliau. Januari kita undang hadir di NPC kita mintai tolong. Mas Gibran mau nggak nolong kita," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...