Nasional

Lapangan Golf dan Hotel Milik Besan Setnov di Bogor Disita Satgas BLBI

Tim detikFinance - detikJateng
Rabu, 22 Jun 2022 13:57 WIB
Satgas BLBI sita lahan di Bogor
Satgas BLBI sita aset di Bogor. Foto: Rizky Adha-detikcom
Solo -

Satgas BLBI menyita sejumlah aset di Bogor, Jawa Barat. Aset tersebut merupakan milik obligor PT Bank Asia Pacific (Aspac) atas nama Setiawan Harjono dan Hendrawan Harjono alias duo Harjono.

Dikutip dari detikFinance, aset yang disita berupa tanah serta bangunan yang berdiri di atasnya atas nama PT Bogor Raya Development, PT Asia Pacific Permai, dan PT Bogor Raya Estatindo.

Aset tersebut memiliki luas total 89,01 hektare (Ha) termasuk lapangan golf dan fasilitasnya serta dua hotel yakni Hotel Novotel Bogor dan Hotel ibis.


"Perkiraan awal saat ini nilai aset yang disita lebih kurang Rp 2 triliun," kata Menko Polhukam Mahfud MD di Klub Golf Bogor Raya, Sukaraja, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022).

Perlu diketahui, duo Harjono merupakan pemilik Bank Aspac yang berutang kepada negara sebesar Rp 3,58 triliun. Setiawan Harjono tidak lain adalah besan dari Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov).

Operasional Tidak Terganggu

Mahfud memastikan, penyitaan aset ini tidak akan mengganggu operasional maupun karyawan yang bekerja di sana. Hanya saja, nantinya pengelolaan berada di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan yang sudah dititipkan di Kepala Desa Sukaraja, Jawa Barat.

"Ini banyak kegiatan ekonomi dan sosial kemasyarakatan termasuk fasilitas umum, olahraga, hotel dan sebagainya itu terus silakan beroperasi, tetapi sekarang berada di bawah pengelolaan negara, tidak lagi di bawah aset PT Bogor Raya Development," ungkap Mahfud.

Penyitaan aset ini dilakukan dalam rangka pengembalian hak tagih negara sebesar Rp 3.579.412.035.913 (tidak termasuk biaya administrasi pengurusan piutang negara). Saat menerima dana BLBI, dua Harjono adalah pemegang saham Bank Aspac yang saat itu berstatus bank beku kegiatan usaha (BBKU).

Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, wilayah itu telah dipasang papan bertuliskan 'Aset ini dalam penguasaan dan pengawasan pemerintah Republik Indonesia c.q Satgas BLBI. Dilarang memperjualbelikan, memanfaatkan, menguasai, dan tindakan lain tanpa izin Satgas BLBI'



Simak Video "Polisi Ciduk Pria Ngaku Anggota Brimob Tipu Janda di Kudus"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/ahr)