Awal Terungkapnya Bocah Purbalingga Disekap-Diduga Dicabuli Tetangga

Vandi Romadhon - detikJateng
Jumat, 27 Mei 2022 17:36 WIB
Polres Purbalingga jumpa pers kasus penyekapan yang disertai dugaan pencabulan, Jumat (27/5/2022).
Polres Purbalingga jumpa pers kasus penyekapan yang disertai dugaan pencabulan, Jumat (27/5/2022). (Foto: Vandi Romadhon/detikJateng)
Purbalingga -

Kasus penyekapan anak perempuan berusia 12 tahun oleh tetangganya, pria inisial AS (60) di wilayah Kecamatan Kutasari, Purbalingga kini dalam penanganan Unit PPA Polres Purbalingga. Saat ini kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, korban, dan pelaku.

"Awalnya kami menerima laporan adanya anak hilang, setelah dilakukan pencarian bersama Basarnas, Kapolsek Kutasari mendapatkan informasi anak itu ditemukan di rumah saudara AS. Sesampainya di sana warga sudah banyak berkumpul oleh karena itu kami lakukan pengamanan baik rumah, pelaku dan korban," kata Kapolres Purbalingga AKBP Era Jhony Kurniawan, Jumat (27/5/2022).

Saat ini Polres Purbalingga telah mengambil langkah pertama yaitu melakukan pemeriksaan terhadap saksi, korban dan pelaku. Selanjutnya pihaknya mengaku akan melakukan penyelidikan lebih dalam terhadap pelaku.

"Selanjutnya rencana kami akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku saudara AS dengan pasal 81 ayat 2 UU no 17 Tahun 2016 junto pasal 287 KUHP ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara," ujarnya.

Terpisah, detikJateng menanyakan hasil pemeriksaan kepada Pekerja Sosial dari Dinas Sosial Purbalingga, Ayu Utari yang ikut melakukan pendampingan. Menurutnya dari hasil pemeriksaan pelaku telah melakukan pencabulan kepada korban penyekapan itu.

"Ada pencabulan sudah dua kali, nggak ada ancaman cuma iming-iming akan diberikan HP. Saat ini masih dalam proses BAP semuanya korban dan saksi-saksi," kata Ayu.

Menurutnya saat ini korban masih dalam kondisi trauma dan takut. Psikolog Polres Purbalingga saat ini tengah melakukan konseling dan memastikan apakah pencabulan itu dilakukan pada saat penyekapan atau sebelum itu.

"Waktu pencabulannya kemungkinan dua-duanya pada saat penyekapan itu, anak masih konseling," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Kutasari Iptu Tedy Subiyarsono membenarkan adanya aksi penyekapan anak itu. Namun dirinya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait motif dan aksi yang dilakukan pelaku.

"Betul (penyekapan anak) masih diduga (pencabulan) karena hari ini unit PPA baru akan meminta keterangan korban, kasus ditangani PPA Polres Purbalingga," pungkas Tedy.



Simak Video "Detik-detik Rampok Sekap Karyawan Disdik Kabupaten Tasikmalaya"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/sip)