Terpopuler Sepekan

Akhir Tragis Hilangnya Balita Pemalang Usai Disuapi Ibunya

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 22 Mei 2022 12:29 WIB
Balita hilang di Pemalang, Selasa (17/5/2022).  Balita tersebut bernama  Arkhana Faeza Riskiawan (1,5) warga Desa Ambowetan perbatasan Desa Rowosari, Kecamatan Ulujami, Pemalang.
Petugas dan relawan berkoordinasi saat pencarian balita hilang di Pemalang. Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Pemalang -

Pada Senin (16/5/2022) sore itu, warga Desa Ambowetan, Kecamatan Ulujami, Pemalang, Dwi Jamilah (27) sedang menyuapi anaknya di teras rumahnya. Anaknya yang bernama Arkhana Faeza Riskiawanbaru berusia 1,5 tahun.

Sejenak kemudian, Jamilah masuk ke dalam rumah untuk mengambil air minum. Saat kembali ke luar rumah, dia sudah tidak menemukan anaknya. Hilang.

Jamilah pun panik. Dia langsung meminta tolong tetangganya untuk ikut mencari anaknya. Di sore hari itu kesibukan pencarian dimulai.

Salah satu lokasi pencarian adalah sumur yang ada di sekitar rumah itu. Mereka khawatir anak itu masuk ke dalam sumur. Namun hasilnya nihil.

"Sumur dikuras semalaman, hasilnya tidak ada," kata Kades Ambowetan, Agus Kusyanto, saat ditemui detikJateng, Selasa (17/5/2022).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang dan tim SAR juga dikerahkan untuk mencari balita tersebut. Mereka menyusuri saluran irigasi tersier yang kebetulan melintas di depan rumah korban.

"Di depan rumah memang ada saluran irigasi tersier. Tapi upaya pencarian warga semalem tidak membuahkan hasil. Bahkan saluran tersier sudah ditutup kini tidak ada airnya, juga tidak ada hasilnya," imbuh Agus.

Bahkan, pencarian dengan cara tradisional yang diyakini oleh warga setempat juga dilakukan, yaitu tong rong prek. Puluhan warga berjalan berkeliling kampung dengan membawa alat dapur dan kentongan.

Mereka menabuh alat-alat yang dibawa sambil berteriak memanggil nama bocah hilang itu. Namun, Arkhana tak kunjung ditemukan.

Pencarian Sempat Dihentikan

Para relawan dari BPBD Pemalang dan tim SAR sudah mati-matian melakukan pencarian di saluran irigasi. Mereka menutup pintu air dan menyusuri saluran itu sejauh 1 kilometer. Namun cara itu tidak membuahkan hasil.

Pada Selasa sore, mereka mulai angkat tangan. Selain sudah berusaha mencari di setiap kemungkinan, pada dasarnya tidak ada seorang pun yang melihat bahwa bocah itu tercebur di saluran irigasi.

Lokasi penemuan balita yang hilang di Pemalang, Rabu (18/5/2022).Lokasi penemuan balita yang hilang di Pemalang, Rabu (18/5/2022). Foto: Istimewa/relawan di Pemalang

"Upaya pencarian yang hanyut telah maksimal dilakukan. Bahkan sampai ke titik lokasi hanyut yang tidak mungkin dilalui. Tidak ada saksi juga bahwa korban hanyut, tadi muspika, pihak keluarga, pihak desa dan kami melakukan musyawarah. Status korban disepakati berstatus orang hilang," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Sugiyanto, kepada detikJateng, Selasa Sore (17/5).

Langkah selanjutnya, dengan status sebagai orang hilang, mereka akan menyerahkan penanganan kasus itu ke kepolisian.

"Sejak kemarin, kita hanya menduga-duga korban hanyut di saluran irigasi. Hanya menduga-duga. Upaya pencarian sudah maksimal dan kemungkinan dari menduga-duga itu, sudah kita sisir, namun belum membuahkan hasil," jelasnya.

Arkhana Ditemukan Tak Bernyawa

Pada Rabu (18/5) pagi, seorang warga Desa Rowosari sedang bersiap membuka warung kelontong di rumahnya. Seperti kebiasaannya setiap pagi, dia selalu bersih-bersih, termasuk membersihkan tumpukan sampah di saluran irigasi yang melintas di depan rumahnya.

"Tadi pagi istri saya bersih-bersih di sekitar lokasi, menurutnya ada benda mirip boneka. Saya cek, ternyata mayat anak berada di antara sampah. Kita langsung laporkan ke pihak desa," kata Umar Al Faruk (32), pemilik warung itu.

Ternyata, yang ditemukannya itu adalah jasad Arkhana Faeza Riskiawanbaru yang hilang sejak Senin sore. Jarak antara titik hilang dan tempat penemuan mayat itu sekitar 1 kilometer.

Petugas lantas mengevakuasi jasad bocah itu. Kemudian, setelah pemeriksaan medis, jenazah itu diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.



Simak Video "Kronologi Pembunuhan Sadis Balita yang Ditemukan di Semak-semak di Demak"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/rih)