Format CFD Perdana Solo Tuai Protes, Gibran: Nanti Penyesuaian

Ari Purnomo - detikJateng
Sabtu, 21 Mei 2022 13:37 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Sabtu (21/5/2022).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Sabtu (21/5/2022). (Foto: Ari Purnomo/detikJateng)
Solo -

Gelaran Car Free Day (CFD) Solo yang digelar perdana setelah dua tahun ditiadakan, ternyata banyak menuai protes dari masyarakat. Salah satunya disebabkan karena penataan atau konsep tidak sama dengan CFD yang sudah digelar sebelumnya.

"Banyak yang protes, masih banyak yang ingin (CFD) dengan format seperti yang dulu," ujar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kepada wartawan di Makorem, Sabtu (21/5/2022).

Gibran menyampaikan, hal itu menjadi sesuatu yang wajar. Mengingat, gelaran CFD yang diadakan Minggu (15/5) merupakan gelaran pertama setelah ditiadakan selama pandemi COVID-19.

"Nanti penyesuaian, kita akan dorong UMKM yang kemarin belum terfasilitasi di zona yang sudah ada agar bisa masuk," paparnya.

Gibran pun sudah menyiapkan sejumlah lokasi yang bisa ditempati UMKM untuk berjualan. Seperti di Benteng Vastenburg, Galabo dan juga di balai kota.

"Nanti bisa kita masukkan di Benteng (Vastenburg), Galabo atau di halaman balai kota," ucapnya.

Disinggung rencana perpanjangan titik CFD hingga ke Jalan Juanda, Gibran menyampaikan, hal itu belum akan dilakukan. Mengingat, CFD di Slamet Riyadi masih butuh evaluasi agar lebih baik lagi.

"(Diperpanjang ke Jalan Juanda) Bertahap ya, masih banyak yang protes soalnya," pungkasnya.



Simak Video "Suasana CFD di Solo Usai 2 Tahun Absen karena Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ams)