Ikut Terbangkan Lampion di Candi Borobudur, Ini Harapan Ganjar

Eko Susanto - detikJateng
Selasa, 17 Mei 2022 05:23 WIB
Penerbangan lampion Waisak di Candi Borobudur, Senin (16/5/2022).
Penerbangan lampion Waisak di Candi Borobudur, Senin (16/5/2022). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut menghadiri Dharmasanti Perayaan Tri Suci Waisak 2566 BE di Taman Lumbini Candi Borobudur, kemarin malam. Seusai Dharmasanti, Ganjar dan istrinya Siti Atiqoh ikut menerbangkan lampion.

"Saya merasakan suasana yang menggembirakan. Setelah dua tahun tidak bisa (karena pandemi COVID-19), mereka berbahagia, dari berbagai penjuru datang. Tentu ini jadi momentum untuk acara-acara berikutnya," kata Ganjar kepada wartawan, Senin (16/5/2022) malam.

"Saya senang karena semua juga menjaga protokol kesehatan. Mudah-mudahan acara ini bisa berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya," imbuh Ganjar.

Ganjar mengaku sudah dua kali ikut menerbangkan lampion dalam rangkaian perayaan Waisak di Candi Borobudur. "Kalau Waisak, ini kedua kali saya. Meriah (acara penerbangan lampion). Mudah-mudahan tidak mengganggu penerbangan," ujar dia.

Ganjar Pranowo (membelakangi kamera) saat menerbangkan lampion di Candi Borobudur, Senin (16/5/2022) malam.Ganjar Pranowo (membelakangi kamera) saat menerbangkan lampion di Candi Borobudur, Senin (16/5/2022) malam. Foto: Eko Susanto/detikjateng

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga berpesan pada masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan.

"Komitmen dari para tokoh agama betul-betul bisa diwujudkan. Menurut saya bagus sekali. Kalau komitmennya sudah bagus, mudah-mudahan berjalan lancar. Tidak hanya ada Walubi dan Permabudi, yang kemarin berbeda sekarang juga bisa bersatu. Mudah-mudahan menjadi momen yang baik dan semakin kompak," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah dua tahun absen gegara pandemi, langit Borobudur kembali dihiasi ribuan lampion Waisak kemarin. Pelepasan lampion ini dilakukan dalam dua sesi. Sebelum menerbangkan lampion, mereka melakukan meditasi dan doa bersama yang dipimpin bhante. Penerbangan sesi pertama dimulai sekitar pukul 19.17 WIB.

Pada Sabtu (14/5) pekan lalu, Ketua 2 DPD Walubi Jateng Tanto Soegito Harsono mengatakan ada 2.022 lampion yang diterbangkan. Lampion itu buatan Thailand. "Itu (bahan lampion) katanya sejenis tisu. Jadi akan habis akan terbakar di udara, nggak sampai turun tanah," terangnya.

"Lampion itu kan pelita. Setiap manusia dan kehidupan pasti kan ada pelita. Kita semuanya memanjatkan doa bisa semuanya lancar, semua sehat, semua rukun dan semua bahagia," imbuh Tanto.



Simak Video "Bertemu Luhut, Ganjar Pastikan Kenaikan Tarif Borobudur Ditunda"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/dil)