Marak Kasus PMK Ternak, Ganjar: Stok Daging-Susu Sapi di Jateng Terkontrol

Afzal Nur Iman - detikJateng
Jumat, 13 Mei 2022 13:31 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau hasil bantuan paket ternak sapi di Kelompok Tani-Ternak Guyub Rukun di Desa Sumanding Kecamatan Kembang, Kamis (12/5/2022).
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau hasil bantuan paket ternak sapi di Kelompok Tani-Ternak Guyub Rukun di Desa Sumanding Kecamatan Kembang, Kamis (12/5/2022). Foto: dok. Pemprov Jateng
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memberi perhatian khusus terkait penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak. Ganjar memastikan stok daging dan susu sapi di Jateng terkontrol.

Ditemui usai rapat paripurna di DPRD Jateng, Ganjar menyampaikan saat ini di Jateng sudah ada indikasi sejumlah hewan yang mengalami PMK. Daerah itu antara lain Sragen, Boyolali, Rembang, dan Wonosobo. Meski begitu, indikasi tersebut belum sampai mengganggu stok daging dan susu sapi yang ada di Jateng.

"Nggak (berpengaruh dengan stok daging dan susu sapi), sampai hari ini nggak. Kalau Jateng masih bagus yah masih terkontrol, dan yang ada kalau menurut dokter hewan itu bisa diobati kok. Itu kurang lebih 3 sampai 5 bulan ya," kata Ganjar di Gedung DPRD Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (13/5/2022).

Lebih lanjut, Ganjar tetap melakukan langkah antisipasi penyebaran PMK di Jateng. Di antaranya dengan membentuk tim khusus dan menjaga perbatasan.

"Kita melihat kemarin Jawa Timur ada penyakit PMK, kita sudah siapkan, mudah-mudahan hari ini SK tim untuk melakukan surveillance sudah disiapkan," kata Ganjar.

Ganjar mengaku telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait penanganan PMK. Sebab Jatim yang merupakan provinsi tetangga Jateng marak kasus PMK.

"Kami juga sudah bicara dengan menteri, karena di Jatim itu tinggi sekali. Maka kemudian akan dilakukan treatment yang soft akan diobati tapi kalau nanti akut dan jadi pandemi mungkin dimusnahkan," jelasnya.

Ganjar juga menggandeng kepolisian untuk menjaga arus distribusi hewan ternak ke Jateng.

"Kami sudah siap-siap, kami sudah kerja sama dengan Kapolda (Jateng) kemarin untuk menjaga arus peternakan yang masuk ke Jateng itu berjalan," ujarnya.



Simak Video "48 Hewan Ternak di 13 Kabupaten Jateng Terjangkit PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ams)